Mohon tunggu...
Marcelino Pratama
Marcelino Pratama Mohon Tunggu... Administrasi - PELAJAR

OBJEKTIF DAN FACKTUAL.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Pejuang Termuda UFC

2 November 2022   20:10 Diperbarui: 2 November 2022   20:14 152
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Olahraga. Sumber ilustrasi: FREEPIK

UFC atau Ultimate Fighting Championship adalah organisasi promotor perlombaan seni bela diri campuran (MMA) Amerika yang berbasis di Las Vegas, Nevada. Dibuat pada tahun 1993 oleh Art Davie, Bob Meyrowits, Campbell Mclaren, David Isaacs, John Millus, dan Rorion Gracie. UFC pun menjadi hit besar dengan seni bela diri yang sangat brutal dan cepat.

Berbeda dengan seni bela diri yang lain seperti tinju atau boxing yang biasa memakan waktu yang lebih lama karena hanya diperbolehkan menggunakan tangan saja, UFC memperbolehkan pejuang menggunakan seni bela diri yang lebih banyak seperti Tinju, Jiu-jitsu Brasil, Gulat Gaya Bebas, Gulat Greko-Romawi, Jeet Kune Do, Judo, Karate Kyokushinkai, Muay Thai, dan sebagainya. 

Hal ini membuat ufc sangatlah rumit dan susah diprediksi. Hal ini membuat UFC manjadi salah satu ajang olahraga paling bahaya di dunia.

"Dari beberapa riset yang mengumpulkan data injury dan kematian, MMA bukan olahraga yang punya risiko paling tinggi. Tinju yang malah [memiliki risiko kematian atlet] lebih tinggi. Kenapa? Karena MMA punya regulasi yang lebih ringan. Karena hanya tiga ronde, satu ronde lima menit, kecuali kalau pemegang sabuk bertarung lima ronde," ucap dr. Wahyuni.

Regulasi yang lebih ringan dan membebaskan pejuang untuk menyerang tidak hanya bagian atas dari tubuh membuat mma tidak sebahaya tinju, tapi walapun begitu munculnya resiko dimana pejuang bisa terluka diberbagai bagian dari tubuh yang juga bisa menjadi hal yang fatal.

"Biasa saja ya [risiko MMA], karena itu tendangan dan pukulan merata di mana-mana. Kalau tinju itu hanya kepala, sedangkan ini bisa di mana-mana. Bisa kepala, kaki, bisa badan, jadi ini merata. Jadi dibanding tinju, MMA lebih aman, asal protokol kesehatan dipenuhi," ujar sosok yang menjadi dokter utama di acara MMA One Pride.

Resiko pun sangatlah tinggi untuk memasuki ajang seni bela diri UFC. Pejuang pun dibutuhkan untuk melewati banyak protocol agar menjaga keamanan keselamatan. Resiko tersebut pun yang membuat UFC sangatlah menyenangkan ditonton dan juga sangatlah menyeramkan. 

Olahraga yang dipenuhi dengan laki-laki dan perempuan gagah dan perkasa yang siap melukaimu sekejam mungkin. Tapi walapun dengan resiko yang tinggi itu dan tantangan lawan yang gagah dan perkasa tetap banyaknya yang berminat untuk masuk ke UFC dari umur yang kecil. Salah satunya ialah Raul Rosas Jr.

Raul Rosas Jr adalah pejuang UFC termuda sekarang dengan umur 17 tahun ia sudah masuk ke UFC dan sudah memiliki kontrak di seri kontender milik Dana White. Banyak orang pun yang menanyakan apakah hal tersebut legal, karena Raul masih 17 tahun dan belumlah menjadi orang dewasa. Legal atau tidak netizen sangatlah cemas pada kesehatan dan keselamatan Raul dimana ia akan melawan laki-laki yang sudah dewasa dan ia hanya anak remaja. 

Netizen pun juga berpendapat adanya kemungkinan Raul akan terluka parah dengan umur yang sangat muda tersebut. Dengan kedua hal tersebut pun massa sangatlah tidak mendukung Raul saat memasuki UFC. Walaupun hal tersebut benar mereka hanya mengambil asumsi dan tidak melihat hal yang mendukung kemasukan Raul ke UFC.

Jika kita bertanya apakah Raul Rosas Jr legal untuk memasuki UFC? Jawaban tersebut adalah iya hal yang di butuhkan Raul menurut peraturan di Amerika ia membutuhkan lisensi special dengan pengetahuan orang tuanya. Hal tersebut sangat mudah bisa dilakukan oleh Raul yang sekarang dilatih oleh ayahnya Raul Rosas Senior.dengan lisensi yang legal dan dukungan dari orang tua Raul secara itu bisa memasuki UFC. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun