Sucahya Tjoa
Sucahya Tjoa

Saya seorang pengusaha dan konsultan teknik aviasi, waktu senggang gemar tulis menulis. http://sucahyatjoa.blogspot.co.id/

Selanjutnya

Tutup

Transportasi Pilihan

Pesawat Penumpang Berbadan Besar CR929 Patungan Sino-Rusia

10 Agustus 2018   17:25 Diperbarui: 11 Agustus 2018   08:37 374 1 0
Pesawat Penumpang Berbadan Besar CR929 Patungan Sino-Rusia
Sumber: airlinerwatch.com

China-Russia Commercial Aircraft International Corporation Limited (CRAIC) perusahaan patungan Tiongkok-Rusia dengan saham 50-50, pada 22 Mei 2017 di Shanghai, menargetkan penerbangan perdana dan pengiriman pertama pada 2025-2028.

Proyek ini bertujuan untuk merebut 10% dari pangsa pasar pesawat berbadan lebar (widebody) yang didominasi oleh Boeing dan Airbus dari 9.100 pesawat selama lebih dari 20 tahun sampai 2035. Pesawat ini akan dibanderol dengan harga 10-15% lebih murah dari Boeing dan Airbus. Jalur perakitan akan berbasis di Shaghai, Tiongkok, dan CRAIC akan mengawasi program: pengembangan teknologi, manufaktur, pemasaran, penjualan, layanan pelanggan, dan manajemen program. Badan akan terbuat dari aluminium, total investasi akan menjadi $ 13-20 miliar USD.

Airbus adalah perusahaan patungan Eropa yang awalnya menanamkan dana miliaran untuk memangsa10-20% dari pasar jet penumpang selama dua puluh tahun pertama sebelum menerobos untuk mendapatkan sekitar 50% dari pasar kini.

Untuk 2023--45, UAC (United Aircraft Corporation) dan Comac (Commercial Aircraft Corporation of China) meramalkan permintaan pasar untuk pesawat berbadan lebar sebanyak 7,000 dengan nilai sebesar $ 1,5 trilyun --- rata-rata $ 214 juta, rencana untuk penyerahan pesawat pertama tahun 2027. Kapasitas 280 orang lebih,  jangkauan terbang 12,000 km sebanding dengan Airbus A330- 900 tetapi dengan tempat duduk ekonomi sembilan-sejajar sementara peregangan untuk penumpang 230, jika susunan duduk menyungsutan bisa 320 penumpang.

Pemasok utama akan diketahui pasti di antara 169 perusahaan pada akhir 2018, sebagai desain rinci harus diselesaikan tahun ini, dan pusat teknik bersama di Moskow dengan cabangnya di Shanghai yang akan mengawasi pengembangan, mempekerjakan sekitar 100 insinyur dari kedua negara, Comac akan bertanggung jawab untuk bagian fuselage (badan pesawat), stabilisator horizontal dan vertikal, fairing sayap, kerucut hidung  (nose cone) dan roda pendaratan, UAC akan mengembangkan sayap komposit, sistem sayap flap, Pylons mesin dan roda pendaratan utama, dengan manufaktur Tiongkok jika lebih murah.

Menurut COMAC. Tiongkok akan mendesain dan membuat badan pesawat C929, sementara Rusia akan mendesain sayap pesawat penumpang berbadan lebar ini, yang saat ini sedang dalam pengembangan. 

Tiongkok dan Rusia masing-masing akan membagi setengah dari pekerjaan, dan mengirim staf desain untuk kunjungan pertukaran secara non-terjadwal. Meskipun pusat desain utama di Rusia, Shanghai juga akan memiliki kantor desain sendiri. Tiongkok dapat melihat usaha patungan yang melibatkan investasi keuangan bersama, penjualan properti intelektual, seperti yang diinginkan Rusia dengan pusat penelitian dan pengembangan di Moskow dan manufaktur pesawat di Shanghai.

Pesawat ini diberi nama CR929 (CR singkatan dari China Russia), pesawat akan dibuat dalam tiga varian: CR929-500 bisa memuat 250 penumpang dalam tiga kelas dengan kisaran 14.000 km (7.560 nmi), yang CR929-600 akan memiliki 280 kursi dan kisaran 12.000 km (6.480 nmi) dan CR929-700 akan membawa 320 lebih untuk 10.000 km (5.400 nmi).

Persetujuan konsep dijadwalkan untuk 2017, konfigurasi awal dan desain awal untuk 2018, dokumentasi desain untuk 2021, penerbangan pertama untuk 2023 dan introdusi 2025. Ini akan didukung oleh mesin barat pada awalnya sebelum mesin buatan domestiki dikembangkan antara Rusia United Engine Korporasi dan AECC China, untuk memulai pengujian pada tahun 2022 dan disertifikasi pada tahun 2027.

Rinciannya, pertama kali diterbitkan oleh Aviation Week pada 23 Mei, menunjukkan pesawat dengan panjang badan 63,25 m dan lebar 5,92 m. Ini hampir sepanjang panjang A330-900 yang 63.7m. Namun, A330-900 memiliki badan pesawat yang lebih sempit di 5.64m. Dimensi juga secara umum mirip dengan Boeing 787-9.

Pemasok seharusnya sudah terpilih pada tahun ini hingga pertengahan 2019, Permintaan untuk proposal untuk sistem propulsi, termasuk mesin dan nacelle, telah dikeluarkan pada 21 Desember 2017, yang semistyinya sudah dijawab pada 30 Mei 2018.

Seperti diketahui sebuah pesawat widebody yang kompetitif pada awalnya akan membutuhkan powerplants dan sistem onboard Barat. Pesawat akan membutuhkan 77.000--88.000 lbf (340--390 kN) thrust turbofan. Awalnya, mesin tersebut kemungkinan akan dipasok oleh Rolls-Royce atau General Electric yang sudah memiliki produk di kelas ini.

Baru-baru ini diberitakan, Sukhoi Civil Aircraft, unit penerbangan komersial untuk United Aircraft, mengatakan kepada FlightGlobal bahwa pengembang pesawat telah meningkatkan daya dorong mesin yang diperlukan untuk jet tersebut. Kebutuhan sekarang untuk 78.000-dorong turbofans, naik dari spesifikasi 75.000 lb-dorong sebelumnya.

Perubahan ini karena permintaan pemasaran, dimana pesawat dapat diterbangkan di beberapa langitdengan beberapa high-altitude di Tiongkok. Setelah jawaban atas permintaan RFP dari pemasok mesin potensial diterima, pengukuran ini mungkin juga akan diuraikan, tambahnya.

Pesawat ini digambarkan sebagai pesawat penumpang berlorong kembar dengan daya tempuh jarak jauh, dengan kisaran potensial sekitar 6.480nm dan kapasitas diperkirakan 280 penumpang seperti yang telah disebut diatas. Meskipun pilihan mesin belum diumumkan, para perancang telah mengatakan sebelumnya pesawat akan membutuhkan pembangkit yang mampu menghantarkan daya thrust 78.000 lb.

Sementara dimensi CR929 masih kemugkin berubah lebih lanjut, tapi telah melalui sejumlah iterasi sejak konsep ini diluncurkan pada tahun 2015, pesawat terbang itu dipersiapakn di pasar pesawat widebody medium yang siap untuk diganti di tahun-tahun mendatang.

Dipertimbangkan ada sejumlah A330 dan generasi 777-200 / 300 yang lebih tua yang harus ada penggantian dalam dekade mendatang. Maskapai penerbangan Tiongkok khususnya adalah operator A330 yang paling banyak.

Secara khusus, tiga maskapai Tiongkok terbesar Air China, China Eastern dan China Southern memiliki sekitar 150 A330-200 / 300. Ditambah dengan armada A330 dari Hainan Airlines, Beijing Capital Airlines, Sichuan Airlines dan lainnya dan angkanya bisa lebih di atas 200.

Maka diproyeksikan CR929 diharapkan bisa operasi dalam rentang waktu 2025-2028, yang dapat meggantikan pesawat-pesawat tua mereka.

Sumber: Media TV dan Tulisan Luar Negeri

  • FlightGlobal
  • Airlinerwatch
  • scmp.com
  • nextbigfuture.com