Mohon tunggu...
Madarinarn
Madarinarn Mohon Tunggu... Mahasiswa

manusia sanguin kholeris yang sedang belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

How to Merangsang Anak untuk Berpikir ala Jerome Bruner

5 Maret 2020   07:53 Diperbarui: 5 Maret 2020   21:05 25 2 0 Mohon Tunggu...

"Yah, gajah itu seperti apa?"

"Bun, itu namanya apa?"

"Bu guru, itu kenapa begitu?", dan masih banyak lagi variasi pertanyaan buah dari ke-kepo-an anak pada sekitarnya.

Sadar atau tidak sadar, dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan merupakan salah satu wujud mereka siap menangkap informasi di sekitarnya, salah satu tanda anak tersebut sedang berkembang.

Seiring perkembangan zaman, pemahaman kita tentang perkembangan manusia semakin berkembang, mulai dari mengkaji anak-anak hingga kajian mengenai kehidupan yang utuh. Para ilmuwan turut ikut serta dalam mempelajari  perkembangan, perubahan serta stabilitas baik di dalam ranah fisik, kognitif, maupun psikososial. 

Perkembangan seseorang juga dipengaruhi oleh berbagai pengaruh, baik dari luar maupun dari dalam. Sejauh ini yang saya lihat, apapun yang berkaitan dengan manusia, tidak luput sebagai objek kajian. Perkembangan kognitif anak, salah satunya.

Bisa dibilang tulisan kali ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya, sebelumnya saya menyampaikan bahwa banyak sekali teori yang berkembang yang membahas tentang tentang pertumbuhan kognitif manusia. 

Pada episode kali ini, akan dibahas salah satu teori menurut Jerome Seymour Bruner (1915-2006), seorang psikolog yang berkebangsaan Amerika ini memiliki kontribusi yang signifikan untuk dunia psikologi kognitif manusia serta teori belajar kognitif dalam perspektif psikologi pendidikan.

Tidak jauh beda dengan teori Vygotsky, menurut Bruner (dalam Dahar:2011), inti dari belajar adalah bagaimana cara seseorang untuk memilih, mempertahankan, serta mentransformasi informasi secara aktif.

Belajar menurut Bruner sendiri adalah suatu proses yang bersifat aktif dimana memungkinkan manusia untuk melakukan eksplorasi serta menemukan hal-hal yang baru selain dari informasi yang telah diterimanya. 

Dahar (2011), juga menyebutkan di dalam bukunya, Bruner mengatakan bahwa proses pembelajaran akan semakin baik jika Guru memberikan kesempatan siswa untuk belajar menemukan suatu konsep, teori, aturan, atau pemahaman yang sekiranya sering anak-anak jumpai di lingkungan sekitar mereka. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x