Mohon tunggu...
Luna Septalisa
Luna Septalisa Mohon Tunggu... Administrasi - Long-life learner

Lahir 1 September 1994 | Perempuan Introvert | Suka membaca, menulis, dengar musik, berenang | Amatiran yang masih belajar menulis | kunjungi : https://lunaseptalisa.wordpress.com/ (blog pribadi) | email : lunasepta@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Artikel Utama

Fenomena Keminggris dan Pentingnya Berbahasa Sesuai Konteks

28 Juni 2021   17:01 Diperbarui: 29 Juni 2021   06:04 641 44 17 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Fenomena Keminggris dan Pentingnya Berbahasa Sesuai Konteks
ilustrasi berbahasa | sumber gambar: thoughtco.com

Fenomena keminggris atau bahasa gado-gado ini memang membuat beberapa orang risih. Ada yang beranggapan kalau orang yang keminggris itu terkesan sombong dan sok gaul. 

Ada pula yang beranggapan kalau kebiasaan tersebut menandakan seseorang tidak nasionalis dan merusak tatanan bahasa Indonesia itu sendiri.

Barangkali kita jadi bertanya-tanya, kenapa sih orang keminggris? Benarkah keminggris dilakukan untuk memberi kesan keren dan intelek?

Pertama, kebiasaan

ilustrasi Cinta Laura, artis yang biasa berbicara dengan bahasa gado-gado | sumber gambar: hot.detik.com
ilustrasi Cinta Laura, artis yang biasa berbicara dengan bahasa gado-gado | sumber gambar: hot.detik.com

Berbicara tentang pesohor tanah air yang gemar mencampuradukkan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris, kita tidak bisa tidak menyebut nama Cinta Laura. 

Saat Cinta Laura bicara dalam bahasa Indonesia pun logatnya masih terdengar bule banget akibat gaya bicaranya itulah ia sering diolok-olok.

Sebenarnya hal itu terbentuk karena kebiasaan. Cinta Laura biasa hidup di luar negeri, ditambah lingkungan pendidikan dan pekerjaannya yang banyak diisi oleh penutur bahasa Inggris sehingga ia lebih familiar dan terbiasa mendengar serta berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Ketika ada orang berbicara padanya dalam bahasa Indonesia, ia mungkin paham apa maksudnya. Tapi karena bingung bagaimana meresponnya dalam bahasa Indonesia secara utuh, akhirnya dicampur dengan bahasa Inggris.

Hal serupa juga sering dialami oleh anak-anak yang sejak kecil bersekolah di sekolah internasional. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x