Mohon tunggu...
Andreas Lucky Lukwira
Andreas Lucky Lukwira Mohon Tunggu...

mantan ketua angkatan, mantan kasir, mantan calo tiket sepakbola, mantan reporter tabloid kecantikan, mantan kernet Mayasari, mantan kordinator operasi bis malam....sekarang calo bis pariwisata plus EO tour kecil2an pengasuh akun @NaikUmum

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Kesalahan Kebijakan Pemagaran Trotoar Stasiun Baru Terasa di Musim Hujan

10 Februari 2015   16:03 Diperbarui: 17 Juni 2015   11:30 595 2 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kesalahan Kebijakan Pemagaran Trotoar Stasiun Baru Terasa di Musim Hujan
1423533168434943463

Beberapa waktu lalu saya mempermasalahkan pemagaran trotoar stasiun KRL di Jabodetabek melalui tulisan saya ini. Dengan pemagaran tersebut PT KAI (dan yang terbaru Dishub DKI) memanjakan pengguna kendaraan pribadi supaya tidak terkena kemacetan di satu sisi, namun di sisi lain justru membuat penumpangnya (yang membayar kepadanya) menjadi tidak nyaman.

Namun sesungguhnya selain faktor PT KAI menutup beberapa zebra cross, pemagaran stasiun akan lebih terasa mengurangi kenyamanan penumpang KRL di saat jam sibuk dan di saat hari hujan.

Di saat jam sibuk, trotoar yang hanya disisakan 1,5 meter akan diserbu ratusan sampai ribuan penumpang dalam satu waktu. Yang lebih merasakan tidak nyaman sebenarnya penumpang arus sebaliknya. Coba sekali-sekali Anda berjalan masuk stasiun tengah kota Jakarta di pagi hari, Anda sulit mendapatkan space yang untuk penumpang keluar stasiun saja sudah kurang memadai. Akan lebih tidak nyaman saat hari hujan. Pemagaran stasiun tidak dibarengi dengan pembuatan kanopi untuk pejalan kaki.

Trotoar Keluar Stasiun Gondangdia

Sebenarnya ada jalan jika PT KAI/KCJ tidak mau keluar uang membuat kanopi, yaitu dengan memanfaatkan space kosong di bawah rel KA, Anehnya di beberapa stasiun space tersebut seperti sengaja dikosongkan, sementara penumpangnya terpaksa berhujan-hujanan ria saat keluar stasiun.

142353338563682981
142353338563682981
Space kosong di bawah Stasiun Gondangdia



Oleh karena itu, semoga jika ada pembuat kebijakan di PT KAI/KCJ yang membaca tulisan ini, kiranya bisa juga untuk mempertimbangkan memberi tempat lebih kepada para penumpangnya dibanding kepada pengguna kendaraan pribadi. Malah kalau perlu di bawah itu dibangun gerai-gerai rekanan KAI/KCJ macam Indomaret, Alfamart, Starbuck. Jadi space tersebut bermanfaat untuk KAI/KCJ maupun untuk penumpangnya.

salam

Andreas Lucky Lukwira

pengasuh akun @NaikUmum

VIDEO PILIHAN