Mohon tunggu...
Helfried Lombo
Helfried Lombo Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Olga Syahputra, Pekerja Keras, Yang Dermawan dan Suka Menolong

5 April 2015   10:33 Diperbarui: 17 Juni 2015   08:31 2167
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

1.DORONGAN HATI INGIN MENGABADIKAN KEHIDUPAN OLGA DALAM BUKUT BIOGRAFI

Kehidupan Yoga Syahputra yang lebih dikenal dengan sebutan Olga Syahputra seorang komedian papan atas, dengan penghasilan yang sulit diikuti oleh komedian lain di Tanah air ini karena begitu aktifnya beliau mengisi acara di Televi Swasat. Sebut saja RCTV dengan acara Dahsyatnya yang telah banyak mengantar para artis pendatang baru menjadi terkenal di blantika musik di Indonesia. Lalu AN Teve dengan acara Face bookernya, Trans TV dengan acara YKSnya dan beberapa acara lain di TV yang telah selalu hadir dengan kekocakannya sehingga selalu menghibur masyarakat.

Menghilangnya Olga selama 11 bulan dari berbagai acara di Televisi Nasional, membuat publik dilingkupi rasa kangen. Namun masih menaruh harapa penuh bahwa suatu hari Olga pasti akan tampil lagi. Namun setelah ditunggu dan ditunggu, bukannya kehadiran Olga di acara pertelevisian Indonesia, malahab publik dikagetkan dengan tersebarnya berita meninggalnya Yoga Syahputra yang lebih dikenal dengan sebutan Olga Syahputra tersebut.

Betapa tidak, pada hari Jumat sore, pada jam 17:17 WIB, publik dihebohkan dengan berita meninggalnya Olda di Rumah Sakit Mounth Elisabeth di Singapura, setelah dirawat selama 11 bulan karena menderita sakit Radang Otak, yang dikenal dengan istila medisnya Meningitis. Besoknya pada hari kedatangannya dari Singapura masyarakat menyerbu tempat dimana Olga disemayamkan di rumah orang tuanya  di jalan Kresna Raya No.4, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (28/3/2015) pagi. Ribuan masyarakat  yang datang ke tempat itu, sampai banyak orang yang tidak bisa lagi melihat mayatnya Olga. Pengunjung penuh sesak, ingin menyakskan Olga, dan bahkan mereka rela ikut sampai ke tempat pemakamannya di TPU Pondok Kelapa. Kelucuan, terlebih kebaikan Olga banyak didengar melalui kesaksian masyarakat yang pernah menerima kebaikan Olga, telah membuat publik terharu saat mendengar berita kematian Olga.

Station Televesi, sebut saja RCTI, ANTV, TRANSTV, INDOSIAR, RTV, NET, telah sibuk menyiarkan IN MEMORIAM of Oga Syahputra. Selama 7 hari berturut-turut setiap menyaksikan acara ulangan dari Olga, walaupun acaranya lucu, tetap saja menimbulkan keharuan, dan selalu saja penulis meneteskan air mata. Walaupun penulis sedang sibuk menyelesaikan 1 (satu) buku, terpaksa penulis lepaskan, dan mencoba mengurai Biorgrafi dari Olga Syahputra, dengan harapan, melalui buku ini bisa membuat publik lebih memahami kehidupan seorang Komedian Papan Atas  tersebut, semoga kehidupannya dapat menginspirasiakan tentang kerja keras, ketulusan, kebaikan dan kerendahan hati, dan semua yang disebut kebaikan yang pernah beliau tunjukan kepada mereka yang telah ikut merasakan kebaikan beliau semasa hidupnya.

Tekatnya untuk menyenangkan orang tuanya dan tanggung jawabnya untuk membiayai kehidupan adik-adiknya serta membantu orang yang membutuhkan telah menginspirasikan beliau untuk selalu bekerja keras, rajin, jujur dan tulus serta bertanggung jawab melakukan setiap pekerjaannya. Talenta yang beliau miliki benar-benar beliau abudikan utuk menghibur masyarakat Indonesia. Dari kerja keras, rajin, semangat pantang menyerah, kejujuran dan kerendahan hatinya, serta doa kedua orang tuanya dan masyarakat banyak telah mengantarkannya ke jenjang sukses yang luar biasa, dan menjadikannya presenter dan komedian kondang di Indonesia.

2.KISAH PERJUANGAN OLGA YANG TIADA MENGENAL LELAH, SELALU SEMANGAT DAN PANTANG MENYERAH TELAH MENGHANTARNYA MENJADI PRESENTER,  ARITIS DAN KOMEDIAN

Terlahir sebagai anak sulung dari 7 bersaudara dari pasangan Nur Rahman dan Nurshida adalah pribadi yang dikenal sangat rajin, pekerja keras dan pantang menyerah. Beliau lahir di Jakarta pada tanggal 8 Februari 1983, adalah pribadi yang sangat rajin, kuat dan tegar. Terinpirasi oleh para artis terkenal, telah menyemangati hidupnya untuk menjadi seorang artis pada suatu waktu. Tidak sekedar mau jadi seorang artis, namun ingin menjadi artis papan atas, baik sebagai presenter, maupun sebagai komendian. Dengan kerja keras, semangat pantang menyerah, dengan keseriusan, tiada mengenal rasa lelah, beliau berjuang untuk mencapai apa yang telah dia cita-citakan.

Melihat kehidupan kedua orang tuanya dengan beban yang begitu berat, harus menghidupan 7 orang anak, selain terinspirasi oleh kehidupan para artis yang sangat mempengaruhi keinginannya, telah membuatnya terdorong untuk bekerja dengan serius untuk mencapai apa yang dia inginkan.

Bermula dari mengoleksi tanda tangan serta berfoto bareng dengan para idolanya, telah membawa keberuntungan pada dirinya. Suatu saat Olga ditawari bermain di film Lenong Bocah. Namun tawara itu tidal lantas dia peroleh begitu saja dengan mudah, karena dia harus mengikuti latihan terlebih dahulu di Sanggar Ananda.  Persoalan mulai datang menghadangnya pada waktu itu. Rupanya mengikuti latihan di Sanggar itu tidak gratis. Dengan sangat terpaksa barang elektronik yang masih punya nilai dalam rumah, dia angkut, dijual utuk mengongkosi latihan sanggar di Sanggar Ananda tersebut.

Untung Olga pada saat itu ada seorang sahabat yang mengerti kesulitan Olga, yaitu Bertrand Antolin, yang mengetahui bahwa Olga telah menjual kulkas untuk membiayai kurus di Sanggar, maka Bertrand pergi membelikan sebuah kulkas baru untuk menggantikan kulkas Olga yang telah dia jual tersebut.

Selama mengikuakti kursus  di Sanggar Ananda, Olga masih bisa-bisanya membagi waktu untuk ikut syuting walaupun hanya mengisi peran-peran biasa, peran yang tidak penting. Namun bagi dia itu sudah sangat berarti. Maklum pekerjaan yang sesuai dengan hati nurani sudah pasti akan menyenangkan untuk dijalani. Dan dari mengikuti acara syuting itulah dia mendpat kesempatan untuk melatih ilmu yang dia dapat di kurus, sambil memperdalam kemampuan perannya. Olga memang luar biasa. Berbakat entertainer sejati yang kaya dengan ide, akal, batin dan imajinasinya bersinergi dengan baik. Didorong oleh keinginan dan tekat yang kuat dipadukan dengan bakat yang ada, serta kemampuan mengola batin, akal dan imajinasinya, sehinga dia muncul menjadi seorang aktor komedian yang hebat, memuncaki ketenaran dalam blantika panggung komedi di Indonesia.

Keuletannya dalam mencari partner yang dapat mengangkat citranya, atau yang dapat membuka jalan baginya, sehingga dia mencoba melakukan segala pendekatan. Menjadi assisten para artis senior juga tidak menjadi soal, selama itu membawa pengaruh yang baik bagi dia, membuka jalan atau peluang baginya untuk mencapai apa yang dia cita-citakan, semua itu dia bisa lakukan dengan senang hati. Perkenalannya dengan seorang Rita Sugiarto, telah membuka jalan bagi dia. Ketekunan, semangat pantang menyerah, kerja keras,  luwes dalam bergaul, tidak pernah mengenal rasa malu, rendah hati dan jujur telah membawa berkah bagi dia.  Semua jerih payahnya telah membuahkan hasil yang baik baginya. Setelah sempat berperan di sinetron Kawin Gantung dan Si Yoyo, telah mengantarnya menjadi presenter Ngidam di SCTV bersama Jeremy Thomas. Beliau ikut juga bermain di komedia Jangan Cium Gue, lalu disusul lagi dengan Extravaganza ABG pada tahun 2005, dan membuat namanya mulai terkenal pada saat itu. Pada awal tahun 2007, setelah bergabung dengan Indra Bekti dan Indy Barends di acara Ceriwis di Trans TV, telah melambungkan namanya pada waktu itu.

Lalu pada tahun 2008, setelah tidak tidak lagi menjadi presenter acara Ceriwis, Olga membawakan acaa Online yang juga masih di Trans TV bersama Jeng Kelling dan Ayu Dewi. Dan pada tahun 2008, bersama Raff Ahmat dan Luna Maya, telah menjadi presenter di acara musik Dhasyat, dan sampai sekarang acara tersebut telah sukses mendongkrak pupolaritas para artis pendatang baru di blatika musi Indonesia.

Pertemanannya denga Raffi Ahmat merupakan yang tak terpisahkan. Mereka sudah bersahabat selama kurang lebih 10 tahun. Banyak suka duka, kenangan pahit dan manis telah mereka berdua alami. Dalam setiap Raffi Ahmat gonta ganti pacar, pasti Olga mengetahuinya, dan banyak juga memberikan nasihat atau masukan kepada Raffi. Pengalaman persahabatan mereka yang paling Raffi rasakan adalah ketika Ayah Raffi meninggal dunia pada tahun 2006, pada waktu itu mereka berdua masih mengisi acara Extravaganza ABG di Trans TV.

Pada suatu ketika penulis lagi nonton acara YKS di Trans TV, Raffi Ahmat mengungkapkan penyesalannya karena tidak dapat memenuhi keinginan Ayahnya untuk membuat foto bersama. Karena kesibukannya Raffi pada waktu itu, sehingga pada suatu hari, dimana mereka sudah sepakat untuk membuat foto bersama, Ayahnya sudah menunggu di salah satu studio, tetapi karena kesibukan kerja, Raffi tidak dapat memenuhi harapan Ayahnya untuk membuat foto bersama.

Pada hari Rabu, jam 9 pada tanggal 11 July 2006, malam itu merupakan hari terakhir Raffi bisa ngobrol dengan Ayahnya, dan Ayahnya masih mengingatkan soal janji foto keluarga tersebut.  Manusia hanya mengira jalan Tuhan yang menentukan. Karena besoknya pada hari Kamis, pada malam hari jam 12.00 Raffi menerima telpon dari saudara Angkatnya di Bandung, menyampaikan berita duka, bahwa Ayahnya Raffi, Munawar Ahmad telah meninggal dunia.

Dalam kesedihannya, Raffi sempat menyampaikan berita duka itu kepada Olga. Raffi pamit kepada Olga untuk ke Bandung. Tanpa setahu Raffi, Olga menyusul dari belakang, dan Raffi nanti sadar kalau Olga telah menyusulnya saat sudah tiba di Bandung. Itulah bukti kedekatan persahabatan mereka berdua. Dalam kisa percintaan Raffi, Olga termasuk banyak juga ikut membuat kericuhan dalam hubungan Raffi dengan para kekasihnya. Sebut saja, ketika Raffi Ahmad sedang menjalin hubungan dengan artis senior Yuni Sarah, Olga dengan celetohannya banya juga membuat Yuni Sarah marah, karena dalam beberapa kesempatan, Olga sempat membuat lelucon soal hubungan Raffi dan Yuni Sarah. Bahkan dalam suatu event TV, Yuni Sarah pernah menegur Olga, agar tidak menjadikan hubungannya dengan Raffi sebagai bahan lelucon. Namun masih sempat juga Olga mengulang kebiasaannya walaupun sudah pernah mendapat peringatan dari Yuni Sarah.

Ada beberapa acara Raffi sempat dibuat kikuk oleh ulah Olga yang seakan membeberkan rahasia pribadinya ketika mau mendekati beberapa gadis. Entah itu benar atau hanya sekedar bahan lelucon, tapi itulah kedekatan mereka berdua. Begitu juga Raffi, sering sekali membuka rahasianya Olga, bahkan membuka hand phone olga untuk mencari tau ada rahasia apa yang disimpan Olga, lalu dijadikan bahan lawakannya si Raffi.

Waktu Raffi ditahan oleh BNN, pada waktu itu Olga sempat menangis karena tidak mampu menahan harunya. Betapa tidak karena kedekatannya dengan Raffi tersebut, menjadikannya tidak kuat menahan kesedihannya ketika mengetahui Raffi telah di tahan di rumah tahanan BNN pada waktu itu.

Pada waktu itu Raffi Ahmad ditangkap oleh petugas BNN di rumahnya di Jalan Gunung Balong Kavling VII Nomor 16 I, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Bersama beberapa artis lainnya, dia diduga menggunakan narkoba.

Penangkapan Rafi, seperti yang dituturkan dua orang pembantunya, pada Ahad, 27 Januari 2013. Pukul 01.00 WIB dinihari.  Pembantu tersebut mengatakan Raffi pulang bersama beberapa kawannya. "Mas Raffi memang biasa pulang jam segitu," kata pembantu lelaki laki-laki yang enggan disebut namanya. "Tapi kalau kumpul jarang." Selanjutnya pembantu tadi tidak tahu apa yang terjadi. Raffi dan kawan-kawannya berkumpul di ruang tamu lantai satu.

Pukul 05.30 WIB. Salah seorang pembantu lainnya, Denia, mengaku turun dari kamarnya di lantai dua. Dia bermaksud mematikan lampu. Setelah itu terdengar ketukan di pintu rumah. "Saya buka pintu dan kaget ada 15-an orang berbadan tegap mengaku polisi," ujarnya.

Denia mengaku takut dan langsung lari ke atas membangunkan suaminya. Polisi meneriakinya agar tidak lari. Sesaat Denia dan suaminya turun beserta pembantu lainnya. "Suami saya tanya ada keperluan apa, tapi malah dimarahin, disuruh naik lantai dua dan menyerahkan semua telepon," katanya. Dia mengaku ketakutan. Selanjutnya yang dia tahu polisi menuju ruang tamu. Di sana Raffi dan kawan-kawannya tertidur.

Pukul 06.30 WIB. Polisi-polisi tadi keluar menggiring Raffi, Wanda Hamidah, Zaskia, dan Irwansyah beserta belasan orang lainnya keluar. Mereka langsung membawa Raffi dan lainnya ke BNN.  Salah seorang warga yang melihat kejadian ini mengaku kaget. "Ada enam mobil dan yang bawa Raffi tegap-tegap," kata warga yang berjualan mi ayam di depan kompleks perumahan Raffi ini.

Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2013/01/27/064457239/Begini-Kronologi-Penggerebekan-Raffi-Ahmad-C.

Peristiwa itu merupakan peristiwa yang sangat membekas dihati Raffi, dan membuatnya kapok dan sangat berhati-hati dalam menjalani kehidupannya, termasuk berhati-hati memilih teman. Dan itulah yang selalu diingatkan oleh Ibunya ketika Raffi sudah dikeluarkan dan menghirup udara bebas.

Pada waktu Raffi muncul di acara Dahsyat lagi, Olga tidak tau bahwa Raffi akan muncul hari itu. Begitu mengetahui Raffi datang, Olga langsung memeluk Raffi. Mereka berpelukan sambil menangis karena harus. Itulah bukti kedekatan Raffi dengan Olga.

Begitu juga sebaliknya, setiap Olga ada masalah dengan kekasihnya atau siapa saja yang membuat Olga terpukul hatinya, maka Raffi hadir menjadi teman yang selalu memberikan kekuatan pada Olga pada saat itu. Ketika Olga mulai sakit-sakitan mulai 2 (dua) tahun yang lalu, Raffi tidak pernah meninggalkan Olga merana seorang diri. Dia selalu hadir mendampingi Olga, memberikan dukungan. Dan pada saat sudah mau menikah dengan Gigi, Raffi juga pergi ke Singapura, walaupun menurut informasi, bahwa Raffi tidak sempat berbicara dengan Olga, karena kondisi Olga pada saat itu sudah berat, sehingga tidak diijinkan untuk dijenguk.

Olga juga menjadi pemain inti di Pesbukers di ANTV bersama Jessica Iskandar, Raffi Ahmad dan pemain lainnya. Acara yang sempat menjadi salah satu acara komedi yang mendapat Panasonic Aword. Acara yang telah sukses mengorbitkan pendatang baru seperti Tara Budiman, Billy Syahputra, Chand Kelvin, Sapri sibotak yang selalu jadi korban kena ganjaran, Syahnaz Sadiqah, Kartika Putri, serta pemain lainya, bung Opie Kumis, Melaney Ricardo, Luna Maya, Oky Lukman dan Deny Cagur.

Olga, selain menjadi presenter, ia juga berhasil membintangi beberapa film layar lebar, di antaranya “Skandal Cinta,” “Babi Ngepet dan “Mau Lagi.” Ada satu film layar lebar yang sempat dicekal, yaitu Film “Mau Lagi” sebelumnya dicekal dan tidak dapat beredar.  Setelah namanya berganti menjadi “Cintaku Selamanya,” barulah diberi izin untuk beredar. Tidak hanya berhenti menjadi presenter dan bintang film, namun Olga mencoba merambah ke dunia tarik suara, dan telah berhasil merilis dua single, yaitu “Hancur Hatiku (2009) dan “Jangan Ganggu Aku Lagi (2010) yang keduanya merupakan lagu ciptaan Charly Setia Banddengan label Nagaswara.

Selama berkarir   di dunia   hiburan   Olga berhasil      menyabet   beberapa    penghargaan sebagai  “Presenter Acara  Variety Show Music Terfavorit” dan “Pelawak Terfavorit” dalam Panasonic Award 2009 dan Panasonic Gobel Awards 2010 yang disiarkan di RCTI danMNCTV, dan Global TV.

Olga mulai meramba ke dunia usaha dengan merintis membuka bisnis butik bersama adikya, yang perempuan bernama Reny Nurman. Butik yang dia beri nama “Rumah Olga Syahputra” yang berlokasi di Lantai 1 Los C2 No. 3A, ITC Kuningan, Jakarta Selatan. Katanya sih bisnis tersebut sengaja dibangung untuk membantu adiknya yang sedang libur kuliah saat ini.

Banyak spekulasi tentang penyakitnya Olga, termasuk kematiannya. Billy Syaputra, adiknya Olga dan Mak Vera, pada acara peringatan ke 7 hari meninggalnya Olga telah membuat Press Conference untuk menjelaskan kepada publik hal ichwal penyakit dan kematian Olga Syaputra pada hari Jumat tanggal 3 bulan April 2015.  Menurut Billy dan Mak Vera bahwa ;Usai tahlilan tujuh hari meninggalnya OlgaSyahputra, pihak keluarga dan manajer, Mak Vera, menepati janji untuk menggelar preskon. Meski sedikit ricuh akibat kehebohan warga dan fans yang berebut nasi kotak, acara pun berlangsung dengan aman terkendali.

Preskon digelar di beranda depan rumah orangtua Olga sementara wartawan berkumpul di halaman depan. Mak Vera pun akhirnya menceritakan kronologi dari awal Olga jatuh sakit sampai dibawa ke RS Mount Elizabeth.

"Jadi awal tanggal 24 april 2014 itu pas di rumah Olga sudah panas tinggi, muntah. Jam 3 subuh bang Billy langsung bawa ke RSPI, masuk UGD. Kondisi Dia sudah bisa ngobrol ketimbang di rumah. Selang sehari sampai dua hari, Olga dilarikan lagi ke ruangan RSPI untuk perawatan," ungkap Billy saat ditemui awak media di kediaman keluarga Olga Syahputra, Jum'at malam (03/04).

"Seiring berjalannya waktu, hampir seminggu Olga mengalami penurunan kondisi yang kemudian dipertanyakan masyarakat, kenapa penyakitOlga ditutupi. Seminggu pas Olga di RSPI, kita udah jelaskan di sana bahwa Olga terkena meningitis atau radang selaput otak," lanjut adik almarhum.

"Begitu di RS, kondisi Olga menurun. Keluarga berembuk untuk membawanya ke RS luar negeri. Kita lalu terbangin ke Singapura pada tanggal 3 mei 2014. Saat itu Olga dalam kondisi tertidur, down, dan perlu perawatan khusus ke ICU singapura sampai sebelum sekarang ini. Tapi akhirnya Allah berkehendak lain," Billy melanjutkan.

Mak Vera yang sempat jatuh sakit karena mendapat tekanan dari berbagai pihak pun akhirnya menjelaskan kalau apa yang diderita Olga sama sekali tidak disembunyikan. Menurutnya, tindakan itu dilakukan agar Olga bisa beristirahat.

"Sebenarnya bukan alasan saya untuk menutupi, kita berembuk, semua keluarga saling tukar pikiran. Di jakarta Olga kurang istirahat, teman datang terus sementara Olga kan ke RS untuk istirahat. Olga kan orangnya nggak bisa nolak," ujar Mak Vera singkat.

Billy juga menambahkan kalau keputusan untuk membawa Olga untuk menjalani perawatan dan pengobatan di Singapura berasal dari keluarganya. Yang pasti, Billy menegaskan  kalau tidak ada satu pun pihak keluarga yang bermaksud untuk menutupi semuanya.

Ini keputusan keluarga Billy (ke singapura). Waktu Olga sakit keluarga urus, kalau sembuh itu kan bisa share. Bukan keluarga tutupin ya, apapun yang terjadi sama Olga kan nggak tahu. Kita nggak mau yang tak diinginkan, bukan mau tutupi, bukan salah Mak atau bang Billy," tutupnya. http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/tepati-janji-billy-syahputra-dan-mak-vera-berikan-klarifikasi-1d6c1c.html

Berikut ini daftar film, sinetron, acara komedi dan acara verietas.

Film

1.Tina Toon dan Lenong Bocah The Movie (2004)

2.Susahnya Jadi Perawan (2008)

3.Mau Lagi? (2008)

4.Basahhh... (2008)

5.Cintaku Selamanya (2008)

6.Mas Suka, Masukin Aja-Besar Kecil I'ts Okay (2008)

7.Pacar Hantu Perawan (2011)

8.Kung Fu Pocong Perawan (2012)

9.Taman Lawang (2013)

10.Olga & Billy Lost in Singapore (2014)

Sinetron

1.Senandung Masa Puber

2.Kawin Gantung

3.Si Yoyo

4.Doo Bee Doo

5.Tarzan Cilik

6.Mister Olga

7.Mengejar Cinta Olga

Acara komedi

1.Jangan Cium Gue

2.Extravaganza ABG

3.New Prime Time

4.Saatnya Kita Sahur (sebagai bintang tamu)

5.Opera Van Java

6.OKB

7.Seger Bener

8.Sinden Gosip

9.Wayang On Stage

10.Pesbukers

11.Yuk Kita Sahur

12.Campur-Campur (hanya tampil di segmen 1)

13.Yuk Keep Smile

Acara varietas

1.Ngidam

2.Ceriwis

3.Akhirnya Datang Juga

4.!nsert (2004-2008)

5.Gong Show

6.Dahsyat

7.Dangdut Never Dies

8.OMG

9.Online

10.Piala Dunia Tawa

11.Apa Ini Apa Itu

12.Tarung Dangdut

13.Target Operasi

14.Chit Chat Cuzz

15.Catatan si Olga

16.Korslet

Penghargaan

Tahun

Penghargaan

Kategori

Hasil

2009

Panasonic Awards 2009

Presenter Musik Variety Show Terfavorit

Menang

Pelawak Terfavorit

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun