Media Pilihan

Persaingan Media Analog dengan Media Digital

13 Februari 2018   18:40 Diperbarui: 13 Februari 2018   19:24 913 0 0
Persaingan Media Analog dengan Media Digital
Media Analog vs Media Digital (Pic by pctechmag.com)


Dalam dunia media di Indonesia, kita mengenal ada dua hal yang familiar di telinga kita, yaitu: media analog dan media digital. Media analog merupakan media yang belum sepenuhnya mengalami kecanggihan teknologi ketika menyampaikan sebuah pesan. Sedangkan media digital adalah media yang sudah menggunakan kecanggihan teknologi tanpa menggunakan kemampuan manusia. Karena dalam media digital, semua sudah bekerja pada sistem kecanggihan komputer.

Perbedaan Media Analog dengan Media Digital

Perbedaan mendasar antara media analog dengan media digital adalah proses penyampaian pesannya. Pada media digital akan lebih cepat dalam menyampaikan pesan karena terdapat beberapa karakteristik yang tidak dimiliki oleh media analog. Contoh mendasar karakteristik tersebut adalah sebagai berikut (Analog versus Digital, Diffen):

1. Sinyal analog adalah sinyal yang mewakili pengukuran fisik. Sedangkan sinyal digital adalah sinyal waktu yang dihasilkan oleh modulasi digital.

2. Ombak analog ditandai dengan gelombang sinus. Sedangkan ombak digital ditandai dengan gelombang persegi.

3. Perwakilan analog menggunakan berbagai nilai yang terus menerus untuk mewakili informasi. Sedangkan perwakilan digital menggunakan nilai diskrit atau diskontinu untuk mewakili informasi.

4. Contoh analog adalah suara manusia di udara, perangkat elektronik analog. Sedangkan contoh digital adalah komputer, CD, DVD, dan perangkat elektronik digital lainnya.

5. Teknologi analog mencatat bentuk gelombang sebagaimana adanya. Sedangkan teknologi digital membentuk gelombang hingga manjadi kumpulan angka yang terbatas.

6. Fleksibilitas pada analog tidak fleksibel perangkat kerasnya dibandingkan dengan perangkat keras pada digital.

7. Analog hanya bisa digunakan pada perangkat analog, paling cocok untuk transmisi audio dan video. Sedangkan digital cocok untuk komputasi dan elektronik digital.

8. Aplikasi yang digunakan analog adalah thermometer. Sedangkan aplikasi yang digunakan digital adalah PC, PDA.

9. Analog disimpan dalam bentuk sinyal gelombang. Sedangkan digital disimpan dalam bentuk bit biner.

10. Instrumen analog menarik tenaga besar. Sedangkan instrument digital hanya menarik daya yang dapat diabaikan.

11. Biaya analog rendah dan mudah dibawa dibandingkan dengan digital.

Berdasarkan beberapa macam perbedaan tersebut, dapat terlihat bahwa media digital menjadi trend saat ini. Tidak hanya dalam bidang sosial, ekonomi, dan sebagainya. Tetapi juga dalam bidang jurnalistik.

Dengan adanya media digital, banyak orang-orang yang mulai menuliskan informasi apapun ke dalam media digital. Karena keunggulan dan proses yang lebih simple dibandingkan dengan media analog. Sama halnya dengan berbagai media konvensional seperti media cetak dan media penyiaran.

Semakin berkembangnya media digital membuat orang-orang bisa menjadi jurnalis atau yang lebih dikenal dengan citizen journalism. Berikut peran penting penulis (citizen journalism) pada media digital adalah sebagai berikut (Writing for Digital Media, Brian Carroll):

1. Komunikator pesan: kemampuan mereka untuk menuliskan informasi yang  menarik tetapi tetap pada kaidah penulisan.

2. Penyelenggara informasi: yang memilih informasi mana yang penting atau tidak penting untuk ditampilkan.

3. Interpreter: informasi yang disampaikan harus jelas dan berada pada medium yang benar (tidak memihak ke salah satu pihak).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2