Rudy Haryanto
Rudy Haryanto Blogger

Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS

Selanjutnya

Tutup

Politik

Benarkah Politik Itu Jahat? Ini Faktanya

23 Maret 2018   15:01 Diperbarui: 23 Maret 2018   15:05 1601 0 0
Benarkah Politik Itu Jahat? Ini Faktanya
Sumber: pixabay.com

"Ngapain sih kamu masuk politik ? Politik itu jahat, politik itu kejam !"

Begitulah kira-kira komentar yang dilontarkan beberapa teman saya saat saya memutuskan untuk terjun ke dalam dunia politik. Saya dapat memaklumi komentar dari beberapa teman saya tersebut, karena mereka belum mengerti tentang makna kata "politik" sebenarnya

Sebelum membahas lebih dalam, terlebih dahulu kita harus mengerti arti kata "politik" sebenarnya, dimana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, politik ialah:

1) (Pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (seperti tentang sistem pemerintahan, dasar pemerintahan)

2) Segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat dan sebagainya) mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain

3) Cara bertindak (dalam menghadapi atau menangani suatu masalah)

Dari ketiga definisi politik tersebut di atas, dapat diketahui bahwa politik itu sendiri tidak hanya berbicara mengenai negara ataupun pemerintahan, namun juga mengenai cara menangani masalah yang terjadi

Lebih lanjut, politik itu sendiri dampaknya sangat luas, bukan hanya untuk pribadi, keluarga ataupun golongan tertentu, namun juga bagi seluruh lapisan masyarakat dan juga melibatkan kesalehan pribadi, kesalehan sosial, kesalehan lingkungan serta kepedulian terhadap segenap bangsa dan kemanusiaan

Namun kenyataan yang terjadi dewasa ini menunjukkan bahwa politik itu jahat, karena menggunakan segala cara dan penuh ketidakjujuran serta pengkhianatan dan pertanyaannya ialah benarkah politik itu jahat ? Benarkah politik itu kejam ?

Mari kita kembali menyimak 3 definisi politik tersebut di atas

Definisi pertama dari kata "politik" ialah (pengetahuan) mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (seperti tentang sistem pemerintahan, dasar pemerintahan). Hal tersebut berarti politik merupakan salah satu pengetahuan yang harus diamalkan atau dipraktekan. Oleh siapa ? Tentu saja oleh manusia

Definisi kedua dari kata "politik" ialah segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat dan sebagainya) mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain. Hal tersebut berarti politik merupakan salah satu tindakan yang harus dilakukan. Oleh siapa ? Siapa lagi kalau bukan oleh manusia ?

Definisi terakhir dari kata "politik" ialah cara bertindak (dalam menghadapi atau menangani suatu masalah). Hal tersebut berarti politik merupakan sejumlah aturan atau cara untuk bertindak dalam menghadapi ataupun menangani sejumlah masalah yang terjadi. Siapa yang membuat aturan tersebut ? Kalau bukan manusia, siapa lagi ?

Jadi politik itu sendiri merupakan salah satu alat yang digunakan oleh manusia, seperti halnya pisau maupun alat-alat lainnya dan jika Anda mengatakan bahwa politik itu jahat ataupun kejam, itu berarti sama halnya dengan mengatakan bahwa pisau itu jahat ataupun kejam, padahal pisau di tangan ibu-ibu rumah tangga dapat digunakan untuk mengupas bawang, memotong sayur-sayuran dan lain sebagainya, namun di tangan penjahat, pisau dapat digunakan untuk melukai atau bahkan menghabisi nyawa banyak orang

Hal tersebut berarti politik dapat digunakan untuk hal baik ataupun hal buruk, tergantung dari siapa yang menggunakannya. Dengan kata lain, politik dapat menadi baik ataupun jahat, tergantung dari siapa yang menggunakannya. Saya tidak bermaksud untuk memungkiri kenyataan bahwa politik seringkali menggunakan segala cara dan penuh ketidakjujuran serta pengkhianatan, namun jangan lupa bahwa orang yang menggunakan kekuasaan politik atau yang biasa disebut politisi itulah yang menyebabkan politik itu menjadi jahat atau kejam

Keadaan yang terjadi dalam dunia politik akhir-akhir ini disebabkan oleh ulah dari sejumlah politisi yang menggunakan kekuasaan politik yang mereka miliki hanya untuk mensejahterakan diri mereka, keluarga maupun golongan tertentu tanpa menghiraukan rakyat yang mereka pimpin. Mereka sesungguhnya telah mengkhianati kepercayaan yang diterima dari rakyat yang mereka pimpin, bahkan mereka juga mengkhianati hari nurani mereka dan juga Tuhan Yang Maha Kuasa, karena mereka disumpah di bawah Kitab Suci (sesuai agama dan kepercayaan mereka)

Meski demikian, tidak semua politisi sifatnya jahat, karena masih ada banyak politisi yang bersih, jujur dan amanah dan di atas pundak mereka lah kita memberikan amanat serta tanggung jawab dalam mensejahterakan rakyat yang mereka pimpin. Intinya, politik itu sendiri merupakan salah satu alat untuk mengamalkan ibadah kita kepada Tuhan dan juga mengabdi kepada bangsa serta negara. Jadi siapapun yang menggunakan kekuasaan politik untuk hal-hal buruk, sesunggunhya ia berpaling dari kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa dan juga telah mengkhianati bangsa dan negara serta hati nuraninya

YANG JAHAT BUKAN POLITIK, TAPI ORANG YANG MENGGUNAKAN POLITIK UNTUK HAL-HAL BURUK !!!