Kuncoro Maskuri
Kuncoro Maskuri Freelancer di Pendidikan

Pembelajar Bahasa/Linguistik, Sosial Budaya, Pendidikan, dan Keagamaan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Di Pusara Ayah Ibu

9 Maret 2018   14:19 Diperbarui: 9 Maret 2018   14:37 272 0 1
Di Pusara Ayah Ibu
ilustrasi: www.68lilerbirligivakfi.org

    

Di Pusara Ayah-Ibu

Ketika kutulis puisi ini untuk  ayah-ibu

Lama  kuterhenti di setiap barisnya

Tak kuat menahan tetes air mata

Teringat saat-saat bersama mereka

 

Ayah-ibu , lama aku tak menjenguk  

Setiap saat aku  mendoakanmu

Kurasakan engkau berdua melihatku

Di pusaramu, rasanya lebih dekat  

 

Ayah-ibu, kesini aku jadi teringat

Di surau sederhana di rumah kita

Engkau berdua tumbuhkembangkan kami

Dengan kasih sayang dan sabar tiada henti

Engkau berdua ajari kami kalam-kalam illahi

Tiap waktu sholat maghrib dan isya' tiba

Engkau berdua tuntun kami sholat bersama

Saat waktu subuh tiba, dengan suara khasmu

Engkau bergantian bangunkan kami satu persatu

Tuntunan ini, kurawat selalu untuk anak cucu  

Ayah-ibu, kesini aku juga berkabar

Satu putrimu telah dipanggil oleh-Nya  

Dia pamit kami untuk menyusulmu tahun lalu

Kini kami tak utuh, tapi jiwa kami selalu utuh

Seperti jiwa ayah-ibu yang lestari di kalbu kami

Semoga dia sudah bertemu ayah ibu di sana

 

Ayah-ibu, kami akan menyusulmu pasti

Semoga kelak  kita berkumpul di Taman Firdaus

Yaa Allah, Engkau Maha Mendengar  lagi Maha Kuasa

Berharap sungguh kami perkenan-Mu, aamin.

 

(solo1708032018)