Mohon tunggu...
Koteka Kompasiana
Koteka Kompasiana Mohon Tunggu... Komunitas Traveler Kompasiana

KOTeKA (Komunitas Traveler Kompasiana) Selalu dibawa kemana saja dan tiada gantinya. | Koteka adalah komunitas yang didesain untuk membebaskan jiwa-jiwa merdeka. | Anda bebas menuliskan apapun yang berkaitan dengan serba-serbi traveling. | Terbentuk: 20 April 2015, Founder: Pepih Nugraha, Co-founder: Wardah Fajri, Nanang Diyanto, Dhave Danang, Olive Bendon, Gana Stegmann, Arif Rachman, Isjet, Ella | Segeralah join FB @KOTeka (Komunitas Traveler Kompasiana) Twitter@kotekasiana, Instagram @kotekasiana dan like fanspage-nya. Senang jika menulis di Kompasiana, memberi tag Koteka dan Kotekasiana di tiap tulisan anda! E-mail: Kotekakompasiana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Event Komunitas Online Artikel Utama

Mari Gabung Zoom "Travel Pakai Kebaya? Bisa Banget!"

31 Agustus 2020   09:00 Diperbarui: 1 September 2020   12:23 92 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mari Gabung Zoom "Travel Pakai Kebaya? Bisa Banget!"
Jumpa Sabtu ini (dok.Koteka)

Kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang terbuat dari bahan tipis yang dipadukan dengan sarung, batik atau songket. Menggunakannya, tentu setelah memakai kemben sebagai penutup dada.

Menurut sejarah, para permaisuri atau selir raja pada masa kerajaan Majapahit sudah mulai memakai kebaya karena terlihat lebih sopan dibanding hanya memakai kain penutup dada, yang waktu itu sudah ada. Jadi bukan hanya karena alasan kesehatan, supaya tidak masuk angin.

Lalu menyusul masuknya Islam ke Indonesia, ada akulturasi budaya bahwa wanita Indonesia mulai memakai pakaian wanita yang sopan dan menutup aurat. 

Adopsi kebaya itu kemudian banyak dipakai Indonesia bagian barat seperti di Aceh, Riau dan Sumatra Utara. Ini menjadi bukti menangkis sebuah anggapan bahwa kebaya hanya untuk Jawa saja. Bedanya, modelnya agak panjang dan tidak transparan saja.

Seiring perkembangan zaman, kebaya pada masa sekarang telah mengalami berbagai perubahan desain. Pada umumnya, kebaya sering digunakan pada hari Kartini, pesta pernikahan dan wisuda. 

Sebagai traveler yang suka terbang pasti sering melihat kenyataan, kebaya juga digunakan sebagai seragam resmi beberapa maskapai penerbangan.

Adalah Rahmi Hidayati, ketua Perempuan Berkebaya Indonesia kelahiran Dumai dan pernah menjadi wartawan tabloid Wanita Indonesia tahun 1998. Ia sangat aktif menggalakkan pemakaian kebaya di Indonesia bahkan di seluruh dunia.

Rupanya tak hanya dalam kehidupan sehari-hari, Rahmi memakai kebaya ketika ia travel keliling dunia bahkan sampai naik gunung. 

Kecintaannya terhadap aset budaya bangsa ini diharapkan dapat mendorong wanita lain untuk mengikuti jejaknya. Demi menambah kenyamanan dalam memakai kebaya di setiap suasana aktif, ia menciptakan kebaya kaos.

Poppy Karim juga termasuk salah satu perempuan Indonesia yang sangat lekat dengan dunia fashion Indonesia. Perempuan kelahiran Jakarta itu telah memulai kariernya sebagai desainer aksesoris tahun 2000.

Sejak 2006 Poppy mulai berani memantapkan dirinya sebagai seorang designer dengan menciptakan gaun-gaun serta kebaya cantik yang kini sudah banyak dipublikasikan di beberapa majalah fashion Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN