Tuyono
Tuyono Karyawan swasta

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kisah Hidup Kids Zaman Old" dalam Puisi "Kecilku Bersamanya"

13 Maret 2018   23:17 Diperbarui: 13 Maret 2018   23:24 162 0 0

Kecilku bersamanya,

bermain belajar dibuat menangis dan dibuat tertawa.

Kecilku bersamanya,

merasakan rangkaian takut ngeri dirampas dan dipaksa (dasar bocah)

Kecilku bersamanya,

kadang pergi bertualang menyusuri sungai kering.  Menapaki bukit-bukit hanya sekedar mencari batu-batuan dan ranting-ranting bambu.

Kecilku bersamanya,

Mencoba mengais,mengejar, memburu, menangkap, walau hanya mengais siput,mengejar burung, memburu tikus sawah dan menangkap gabus-gabus.

Kecilku bersamanya,

Belajar lebih dewasa,walau hanya buatkan secangkir kopi manis buat pelanggan kedai.

Kecilku bersamanya,

mencoba meraih mimpi walau hanya dengan membuka jasa membuat radio dan servis elektronik dan pasang antena.

Kecilku bersamanya,

Menjejah rasa tahu. Pergi  berkereta menuju kota. Walau hanya melihat lihat gedung dan lampu-lampu malam.

Hm kecilku bersamanya,

Tak terasa hingga beranjak  remaja dan dewasa.