Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Politik Artikel Utama

Ragam Opini hingga Analisis Kompasianer Terkait Perpolitikan Indonesia Sepanjang 2020

24 Januari 2021   20:10 Diperbarui: 25 Januari 2021   07:56 272 10 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ragam Opini hingga Analisis Kompasianer Terkait Perpolitikan Indonesia Sepanjang 2020
Ilustrasi politik legislasi. (KOMPAS/HERYUNANTO)

Pandemi Covid-19 datang dan sepanjang tahun 2020, ada sejumlah peristiwa politik yang penting dan menarik perhatian publik.

Dari peristiwa banjir pada awal tahun hingga rumor yang cukup mengejutkan: Kim Jong Un meninggal dunia.

Tidak hanya itu, protes publik atas diteribitkannya RUU Cipta Kerja sampai kasus yang terjadi pada stafsus milenial tidak luput dari perhatian Kompasianer.

Oleh karena itu, berdasarkan hasil perhitungan mesin Kompasiana, berikut adalah 20 konten terpopuler yang ada di rubrik politik sepanjang 2020.

1. Akhirnya Pemerintah Pusat Ambil Alih Penanganan Banjir Jakarta

Kompasianer Aji NajiullahThaib berpendapat banjir yang terjadi awal tahun 2020 itu buntut dari perbedaan persepsi dari penanganan banjir yang tidak pernah terselesaikan sejak tahun 2017.

"Harusnya pemerintah pusat sudah mengambil alih penanganan banjir ini sejak tahun 2017," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2.  Dokumen Rahasia Amerika Serikat Menyebutkan Keterlibatan Soeharto dalam Peristiwa G30S/PKI, Benarkah?

Banyak hal yang menarik dalam dokumen rahasia AS, tulis Kompasianer F. Widiatmoko, yang menyebutkan keterlibatan Soeharto dalam G30S/PKI dan pembantaian yang terjadi pada para anggota dan simpatisan PKI setelah peristiwa itu. (Baca selengkapnya)

3. Tertipulah Kita, Kim Jong Un di Pabrik Pupuk adalah Palsu!

Sosok pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un masih menjadi sorotan. Rumor tentangnya beragam, mulai dari kerusakan otak, dikabarkan meninggal bahkan kehadirannya di pabrik pupuk.

Kompasianer Arnold Adoe mengemas kronologi hingga rumor yang terjadi pada orang nomor satu di Korea Utara tersebut dengan sedikit bercanda atau humor. (Baca selengkapnya)

4. Prabowo Bawa Pulang Habib Rizieq, Ibarat Gajah di Tengah Jembatan

Kabar kepulangan Habib Rizieq sebenarnya sudah sering kita dengar. Akan tetapi, proses bagaimana ia pulang ke Indonesia itulah yang menarik perhatian banyak orang, termasuk Kompasianer Ridha Afzal. (Baca selengkapnya)

5. Stafsus Milenial Mundur, Dalih Konflik Kepentingan ataukah..

Kompasianer Reno Dwiheryana berpendapat, Stafsus Presiden itu total ada tiga belas orang, lantas pertanyaannya kenapa yang disorot hanya muda mudi yang berjumlah tujuh itu saja? (Baca selengkapnya)

6. Pasca OTT Edhy Prabowo, Gerindra Sebaiknya Jangan "Bunuh Diri"

Pasca OTT KPK Edhy Prabowo banyak yang berpendapat bagaimana kelanjutan Partai Gerindra di tubuh Pemerintahan Pusat?

Menurut Kompasianer Elang Salamina, bila Presiden Jokowi melakukan perombakan kabinet, sebaiknya Partai Gerindra jangan ngotot mengisi pos Menteri KKP. (Baca selengkapnya)

7. PDIP, Megawati atau Puan, Tinggal Nunggu Giliran

Menurut Kompasianer Ridha Afzal pernyataan Puan Maharani jelang pilkada serentak 2020 dengan PDIP resmi memutuskan mundur dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatra Barat itu ada masih ada kaitannya. (Baca selengkapnya)

8. Jika Akhirnya Digeser Jadi Mentan, Prabowo Alami Demosi atau Promosi?

Kompasianer Tuhombowo Wau menilai, keputusan Presiden Jokowi wajib diterima oleh Prabowo. Dan tentunya, semua sudah diatur sesuai rencana (target pemerintah) dan misi politik (baca: partai politik) ke depan. (Baca selengkapnya)

9. Soekarno Pemimpin Cerdas, Soeharto Pemimpin Cerdik, Jokowi Pemimpin "Garis Lucu" 

Kompasianer Reinhard Hutabarat menjelaskan bagaimana beda gaya kepemimpinan dari ketiga Presiden Indonesia ini. (Baca selengkapnya)

10. Andai Presidennya Prabowo, seperti Apakah Penanganan Covid-19 Berjalan?

Jika bisa berandai, Kompasianer Agil S Habib membayangkan pandemi Covid-19 ini ditangani oleh Prabowo Subianto bila ketika Pemilu 2019 menang. (Baca selengkapnya)

11. Jokowi Presiden Terkuat, Jegal Anies Baswedan-Ridwan Kamil, Relevansi Isu Joe Biden

Kompasianer Boris melihat, Ridwan Kamil dan Anies Baswedan masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa kelak jika mereka menjadi presiden Indonesia mereka dapat menjadi presiden yang kuat. (Baca selengkapnya)

12. Mengenang Soedjono Hoemardani, Jenderal Dukun, Menteri Urusan Mistis, dan Penasihat Spiritual Soeharto

Mungkin namanya tidak sefamiliar orang-orang yang ada di sekitar Presiden Soeharto ketika sedang lama berkuasa. Akan tetapi Soedjono Hoemardani, sosok yang diulas Kompasianer Rudy Gunawan menjawab banyak pertanyaan atas apa yang terjadi ketika itu. (Baca selengkapnya)

13. Upaya Pemerintah Indonesia dalam Melawan Pandemi Covid-19

Kompasianer Raihanni SalsaBilla berharap, tidak hanya pemerintah saja yang bergerak melawan pandemi ini. (Baca selengkapnya)

14. Respon dan Sikap tegas Pemerintah terhadap Aktor-aktor yang Menunggangi Aksi Anarkis yang Berbentuk Kriminal

Kompasianer Ekker Saogo ingin pemerintah mengajak semua masyarakat agar tertib. Sekaligus menyampaikan pernyataan tegas karena kondisi keamanan di lapangan terkait penyampaian aspirasi cipta kerja. (Baca selengkapnya)

15. Di Mana Prabowo?

Kompasianer Susy Haryawan beranggapan, ketegasan sikap untuk kadernya bisa dalam koridor yang normal bersama pemerintah. (Baca selengkapnya)

16. Belva Devara dan Refly Harun Beda Kasus, tetapi Inti Persoalan Sama

Menurut Yupiter Gulo, apa yang di alami oleh Refly Harun dan Belva Devara merupakan cerminan dari proses rekrutmen para pejabat pada posisi tertentu, baik dalam tubuh pemerintahan secara langsung maupun pada posisi perusahaan semacam BUMN. (Baca selengkapnya)

17. Wacana Pemakzulan Jokowi, Habis Amien Terbitlah Din

Apa pun nama atau metodenya, tulis Kompasianer Esdi A, seperti impeachment, penggulingan, pemberhentian, penjegalan, penjatuhan, atau  people power; Amien tahu caranya. (Baca selengkapnya)

18. Menanti AHY Memecat Nasir Adik Nazaruddin

Bagi Kompasianer Om Gege ini , Adik Nazaruddin, Nasir baik karena ucapan dan perlakuan tidak senonoh, pun karena kandungan kritiknya yang dinilai dangkal dan tidak paham persoalan. (Baca selengkapnya)

19. Memandang Wabah Corona dari Kacamata Wawasan Nusantara

Sayangnya, tulis Kompasianer Dizzman, di awal wabah corona terjadi di Wuhan pemerintah kurang mengantisipasi hal tersebut dan menganggapnya sebagai penyakit biasa. (Baca selengkapnya)

20. Misteri Dalang Malam Durjana dan Lonceng Kematian Soepardjo, Jendral Pendukung G30S

Kompasianer Elang Salamina mencoba mencocokan apa yang terjadi pada peristiwa G30S/PKI dengan tayangan film "Pengkhianatan G30S/PKI". Adakah yang berbeda? (Baca selengkapnya)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x