Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Begini Tips Budi Daya Ikan Lele hingga Nasib Agen Tour Terancam Gulung Tikar

18 Juli 2020   06:35 Diperbarui: 18 Juli 2020   07:11 688 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Begini Tips Budi Daya Ikan Lele hingga Nasib Agen Tour Terancam Gulung Tikar
Photo by Will Turner on Unsplash

Banyak yang mengatakan bahwa ikan lele adalah ikan yang kuat, mudah untuk dibudidaya, tahan dalam berbagai situasi apapun dan bagaimanapun.

Menurut Kompasianer Risky Pratama, kita perlu melakukan perlu beberapa tahapan agar lele tidak mudah stres saat beradaptasi di kolam yang baru. Jangan langsung buru-buru beli bibit ikan lele kemudian di tebar di kolam yang berisi air baru.

"Jika itu dilakukan, maka kemungkinan besar sehari setelahnya banyak yang mati," Ungkapnya.

Artikel tersebut memiliki keterbacaan tertinggi di Kompasiana kemarin (17/07).

Selain itu, isu mengenai nasib agen tour yang masih lesu karena dampak pandemi bahkan terancam bangkrut juga populer di Kompasiana. Padahal, Bulan Mei hingga Agustus seharusnya menjadi masa panen bagi agen tour and travel.

Berikut daftar artikel terpopuler lainnya:

Wahai Pemula, Begini Tips Budi Daya Ikan Lele dan Kangkung dalam Ember

Para pekerja sedang memindahkan lele dari kolam ke truk, di kawasan tambak lele di Desa Krimun, Kecamatan Lohsarang, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018). Sebelum dinaikkan ke truk, lele ditimbang. Setiap hari, para juragan lele di Desa Krimun dan desa tetangga, Desa Puntang, memanen puluhan ton lele.(KOMPAS/WINDORO ADI)
Para pekerja sedang memindahkan lele dari kolam ke truk, di kawasan tambak lele di Desa Krimun, Kecamatan Lohsarang, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018). Sebelum dinaikkan ke truk, lele ditimbang. Setiap hari, para juragan lele di Desa Krimun dan desa tetangga, Desa Puntang, memanen puluhan ton lele.(KOMPAS/WINDORO ADI)
Sebelum budi daya ikan lele sebaiknya mencari tahu tentang bagaimana cara persiapan dalam budi daya tersebut. Jangan langsung buru-buru beli bibit ikan lele kemudian di tebar di kolam yang berisi air baru.

Jika itu dilakukan, maka kemungkinan besar sehari setelahnya banyak yang mati, karena ikan lele akan mengalami stres dalam kondisi yang berbeda jauh dengan tempat sebelumnya. (Baca Selengkapnya)

Jangan Bikin Satu CV untuk Semua Jenis Pekerjaan apalagi Tujuan Seumur Hidup

Curriculum Vitae (Sumbeer: www.shutterstock.com via money.kompas.com)
Curriculum Vitae (Sumbeer: www.shutterstock.com via money.kompas.com)
Ilmu terkait CV ini sangat penting bagi masa depan mahasiswa, sayangnya tidak diajarkan di kampus bahkan menjelang wisuda. CV dianggap remeh, padahal sangat besar peranan bagi perolehan kerja dan jenjang karir di masa depan.(Baca Selengkapnya)

Pasangan Asyik dengan Gawai Saat Berduaan? Waspadai Dia Kebablasan

Ilustrasi pasangan yang sedang asik dengan gawainya (dok: mommyasia.id)
Ilustrasi pasangan yang sedang asik dengan gawainya (dok: mommyasia.id)
Tak bisa dipungkiri bahwa kesibukan dan keasikannya dengan gawai seringkali menjadi pemicu timbulnya sebuah perselisihan di dalam sebuah hubungan romantis.

Apakah kalian pernah mengalaminya juga? (Baca Selengkapnya)

3 "Peralatan Tempur" bagi Pelajar dan Mahasiswa Demi Kemampuan Berbahasa Inggris yang Excellent
Ilustrasi belajar bahasa Inggris (Sumber: www.forbes.com)
Ilustrasi belajar bahasa Inggris (Sumber: www.forbes.com)

Seperti seorang prajurit yang harus memperlengkapi diri dengan peralatan tempur, kamu juga harus mempunyai "peralatan tempur" yang memadai demi mencapai kemampuan berbahasa Inggris yang "excellent".

Apa saja "peralatan tempur" yang harus dipenuhi? (Baca Selengkapnya)

Agen Tour and Travel Berdarah-darah, Antara Opsi Gulung Tikar atau Gulung Karpet

Ilustrasi penumpang sedang menunggu boarding di bandara. Pandemi Covid-19 juga menghantam usaha tour and travel| Sumber: Shutterstock
Ilustrasi penumpang sedang menunggu boarding di bandara. Pandemi Covid-19 juga menghantam usaha tour and travel| Sumber: Shutterstock
Ada tiga faktor yang membuat pengusaha agen tour and travel ada di persimpangan jalan. Memilih tutup selamanya atau memilih bertahan dengan tetap memikirkan segala pengeluaran yang tetap harus dijalani. (Baca Selengkapnya)

VIDEO PILIHAN