Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Mudikcerdik Artikel Utama

Hal-hal yang Perlu Diketahui Penumpang Commuter Line Selama Libur Lebaran

27 Mei 2019   22:57 Diperbarui: 28 Mei 2019   12:12 0 4 0 Mohon Tunggu...
Hal-hal yang Perlu Diketahui Penumpang Commuter Line Selama Libur Lebaran
Beberapa penumpang turun dari rangkaian kereta Commuter Line di Stasiun Bogor, Senin (27/05). PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) membentuk Posko Angkutan Lebaran di seluruh stasiun untuk membantu pelayanan penumpang selama libur lebaran 2019. (Kompasiana/Muhammad Hafizhuddin)

"Sebenarnya tiap hari sudah lebaran (bagi commuter line)," ujar Wiwik Widayanti, Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dalam konferensi persnya, Kamis, 23 Mei 2019, di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta. Konferensi pers ini terselenggara untuk menyosialisasikan kesiapan PT KCI sebagai angkutan lebaran 2019.

Memang tidak bisa dipungkiri, sehari-hari commuter line atau yang biasa disebut Kereta Rel Listrik (KRL) begitu penuh sesak, khususnya di jam-jam sibuk, yaitu jam berangkat dan pulang kerja. Kondisi tersebut sudah seperti moda transportasi lain di musim liburan.

Bayangkan saja, KCI mencatat setiap harinya ada sekitar 1,1 juta penumpang yang berjibaku di KRL. Transportasi ini memang menjadi andalan bagi pekerja di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk melangsungkan aktivitas harian. Justru di saat libur lebaran itulah kepadatan diperkirakan akan berkurang.

Namun antisipasi terhadap kepadatan arus penumpang tetap perlu dilakukan KCI. Sebab di momen liburan inilah saat di mana banyak penumpang baru KRL atau penumpang musiman.

Ya, penumpang musiman bukanlah orang-orang yang terbiasa bersinggungan dengan KRL dalam rutinitas sehari-hari. Bisa jadi mereka memang berasal dari luar Jakarta, yang hanya menggunakan KRL di waktu tertentu seperti lebaran ini.

Tentunya sedikit banyak para penumpang ini akan mengalami kecanggungan. Mulai dari pembelian tiket, tap in dan tap out di gate, hingga peraturan-peraturan yang diterapkan saat berada di dalam gerbong KRL.

Sebenarnya, jangankan di musim liburan, di hari biasa pun masih ada orang yang belum paham dengan dua jenis tiket yang digunakan, yaitu Tiket Harian Berjaminan (THB) dan Kartu Multi Trip (KMT). Masih kerap terjadi juga penumpang yang kebingungan saat tap in dan tap out.

Posko Angkutan Lebaran dan Fasilitas Tambahan
Nah, mulai 26 Mei sampai 16 Juni 2019 penumpang bisa menemukan Posko Angkutan Lebaran di semua stasiun KRL yang berfungsi untuk membantu penanganan secara mobile. Berdasarkan keterangan resmi, seluruh karyawan KCI bahkan komunitas pencinta KRL turut dilibatkan menjadi Customer Service Mobile (CSM).

Beberapa fasilitas seperti loket portabel, ruang menyusui portabel, dan toilet portabel pun bisa dijumpai di beberapa stasiun yang berpotensi mengalami kepadatan. Jika dalam keadaan darurat dan butuh pertolongan kesehatan, fasilitas medis tersedia di tiap stasiun termasuk adanya tenaga paramedis.

Di dalam rangkaian kereta, segala imbauan yang dikeluarkan KCI, misalnya imbauan untuk tidak makan atau minum, tetap diberlakukan dan rutin diumumkan. Hal tersebut mungkin akan menjadi perhatian khusus terutama bagi penumpang yang membawa anak-anak.

Untuk jadwal perjalanan, pihak KCI mengatakan tidak ada yang berubah dari hari-hari biasa. Penumpang bisa mengetahuinya melalui layar khusus yang tersedia di tiap stasiun, termasuk akses info rute, dan imbauan lainnya. Info-info tersebut juga bisa diakses melalui aplikasi KRL Access.

Jika masih ragu, ada baiknya calon penumpang langsung bertanya kepada petugas di stasiun. Sebab biasanya lokasi yang dituju berada di luar jangkauan KRL sehingga butuh informasi tambahan di mana stasiun terdekat dari lokasi.

Jadi, bagi Kompasianer yang akan memanfaatkan libur lebaran di Jakarta dan sekitarnya tak perlu khawatir bersilaturahmi ke rumah sanak saudara atau sekadar jalan-jalan menggunakan moda transportasi yang tersedia. Namun tetaplah waspada selama bepergian.