Mohon tunggu...
Kompasiana
Kompasiana Mohon Tunggu... Akun Resmi

Akun resmi untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana. Email: kompasiana@kompasiana.com

Selanjutnya

Tutup

Catatan Artikel Utama

Nangkring Bareng Newmont, Mari Mengenal Tambang Lebih Dekat (Pendaftaran Online)

18 November 2013   10:21 Diperbarui: 24 Juni 2015   05:01 0 9 20 Mohon Tunggu...
Nangkring Bareng Newmont, Mari Mengenal Tambang Lebih Dekat (Pendaftaran Online)
1385344963487603053

[caption id="attachment_304132" align="aligncenter" width="650" caption="Ilustrasi/Admin (Dian Kelana)"][/caption] Selama ini, dunia pertambangan di Indonesia terkesan negatif. Berita mengenai konflik dengan penduduk sekitar kerap menyertai perusahaan tambang di banyak daerah. Pertambangan tak jarang dituding sebagai biang keladi kerusakan lingkungan. Namun di sisi lain, kekayaan perut bumi Nusantara menjadikan usaha tambang sebagai salah satu penyumbangang devisa terbesar negeri ini. Tak dapat dipungkiri juga, hasil tambang Indonesia menjadi salah satu penghasil bahan mentah terbesar yang membuat roda perekonomian dunia tetap berputar. Ada apa sebenarnya dengan dunia pertambangan Indonesia? Adakah regulasi pertambangan yang dibuat pemerintah banyak memiliki kekurangan sehingga konflik sering terjadi? Apakah semua perusahaan tambang melakukan penyelewengan atau menimbulkan kerusakan yang merugikan penduduk maupun lingkungan seperti yang sering diberitakan? Dan bagaimana sebenarnya peta bisnis pertambangan yang dalam prakteknya diisi tidak hanya oleh perusahaan asing, tapi juga perusahaan lokal dan (tidak sedikit) 'perusahaan' liar. Lalu, siapa yang harus bertanggung jawab jika masyarakat di sekitar lokasi pertambangan diberitakan tidak tersejahterakan? Siapa saja yang harus dilibatkan dalam pengawasan praktik pertambangan? Untuk mendapatkan gambaran tentang jawaban berbagai pertanyaan seperti di atas, Kompasiana mengajak Kompasianer untuk hadir pada acara "Kompasiana Nangkring Bareng Newmont". Jika sebelumnya kita sering mendapat gambaran tentang pertambangan dari media, kali ini Kompasianer bisa mendengarkan langsung kondisi di lapangan dari pelaku pertambangan. Di acara Nangkring kali ini, Kompasianer juga bisa bertanya langsung kepada narasumber. Banyak wawasan dan pengetahuan baru yang akan Anda dapatkan di acara ini. Dengan modal tersebut, boleh jadi Anda dapat memenangkan lomba

"Newmont Blog Competition" berhadiah jalan-jalan selama 10 hari di program "Sustainable Mining Bootcamp" di Tambang Batu Hijau Newmont, Sumbawa Barat.

Lomba ini akan digelar setelah acara Nangkring. Ayo, segera daftarkan dirimu dengan mengirimkan surat elektronik ke kompasiana[at]kompasiana[dot]com (subjek: Kompasiana Nangkring Bareng Newmont). Bila Anda belum terverifikasi, sertakan biodata dirimu berupa: nama lengkap, nomor telepon, nomor identitas [KTP/SIM/paspor],  URL akun Kompasiana[contohhttp://kompasiana.com/kompasiana]), dan alamat lengkap. Acara ini terbuka GRATIS, hanya untuk 75 Kompasianer. Kompasianer yang sudah mendaftar akan mendapatkan balasan email dari Kompasiana dan namanya akan dicantumkan dalam Daftar Peserta di bawah ini. Dan jangan lewatkan acara kuis di lokasi kegiatan dan lomba livetweet di dunia maya, berhadiah tiga ponsel Samsung Galaxy Mini. (ROB) RINCIAN KEGIATAN Kegiatan: Kompasiana Nangkring bareng Newmont Hari / Tanggal: Sabtu, 30 November 2013 Tempat: Pisa Café & Resto, Jl. Mahakam 1 No. 11 Blok M Kramat Pela Kebayoran Baru Jakarta Selatan DKI Jakarta 12130, Indonesia+62 21 7221230 Waktu: 09.00 - 13.00 WIB Tema: Yuk Mengenal Tambang Lebih Dekat Kapasitas Peserta: 75 Kompasianer BAGAIMANA MENUJU KE  LOKASI Kompasiana Nangkring akan diadakan di Pisa Cafe & Resto yang berlokasi di belakang Plaza Blok M. Akses menuju Blok M cukup mudah, karena banyak trayek angkutan kota berpusat di terminal Blok M. Dari terminal, Anda tinggal menyeberangi jalan menuju Plaza Blok M, lalu jalan terus melewati jalan antara gedung plaza dan SMAN 6 menuju Jalan Mahakam. Pisa Cafe & Resto ada sisi kiri Jalan Mahakam. [caption id="attachment_304125" align="aligncenter" width="580" caption="source: google map"]

1385344560310624318
1385344560310624318
[/caption] DAFTAR PESERTA 1. Piere Barutu 2. Adhi Kurniawan 3. Yunika Umar 4. Syaifuddin Sayuti 5. Olive Bendon 6.  Auliagurdi 7.  Nasrulloh Mu 8.   Iswanto 9.   Syaiful W. Harahap 10. Dzulfikar 11. Gapey Sandy 12. Edrida Pulungan 13. Amirsyah 14. Saepul Solihin 15. Mercy Sihombing 16. Kiti Kirana 17. Defi Laila Fazr 18. Santi Tobing 19. Indra Surya Hutapea 20. Erwin Ronuz 21. Sholehudin A Aziz 22. Dian Kelana 23. Dhevi Anggarakasih 24. Moch. Rizal Ma'Arief 25. Monika Yulando putri 26. Frederika Br Tarigan 27. Choirul Huda 28. Novita Maria 29. Riza Makmur 30. Elisa Koraag 31. Aprilda Veronica Koraag 32. Rijal Fahmi Mohamadi 33. Deni Maulana Ishaq 34. Maria Margaretha 35. Zukhrufatul Jannah 36. Rahab Ganendra 37. Astri Damayanti 38. Qory Dellasera 39. Thamrin Sonata 40. Ernawati 41. Ayue Endah Lestari 42. Harja Saputra 43. Akhmad Sekhu 44. Ari Syarifudin 45. Arrie Boediman la Ede 46. Yunikhe Elizabeth Pasaribu 47. R Cahyo Prabowo 48. Candra Setiawan 49. Fajri Satria Hidayat 50. Sutan Pangeran 51. Anninditya Widya Hapsari 52. Nur Kholis 53. Ani Berta 54. Surmadi 55. Ari W 56. Maryanah 57. Ahmed Tsar Blenzinky 58. Miptahudin R 59. Muhammad Akrom 60. Reh Atemalem Susanti 61. Haerul 62. M. Ardi Harahap 63. Ghumi 64. Hindra S 65. Basukhi Yuniarto 66. Achsin El-qudsy 67. Fajri Satria Hidayat 68. Rokhmah Nurhayati S. 69. Amri Mahardhika Dhimasanti 70. Just Pensies

71. Tytiek

72. Muhammad Aditya Setiajid

73. M. Rizki Darmawan

74. Just Pensies

75.  Ratna Dewi

KONTEN MENARIK LAINNYA
x