Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu...

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Marah-marahnya Bupati Lebak Berbuah Piala Adipura

16 Januari 2019   08:59 Diperbarui: 16 Januari 2019   09:03 184 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Marah-marahnya Bupati Lebak Berbuah Piala Adipura
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat arak-arakan Piala Adipura di Rangkasbitung, Selasa (15/1/2019). Kompas.com

LEBAK, KOMPAS.com - Kabupaten Lebak berhasil meraih Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Piala sudah diterima oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, Senin (15/1/2019).

Ini adalah Piala Adipura kedua bagi Kabupaten Lebak, setelah sebelumnya diraih pada 1993 silam. Iti mengungkapkan, rahasia diraihnya Piala Adipura lagi setelah 26 tahun, antara lain, adalah lantaran dirinya kerap dianggap sering marah-marah.

"Rahasianya yang pertama adalah komitmen, kemudian saya sering dibilang, bupati marah-marah saja, ya memang itu harus karena harus digeuingkeun (disadarkan)," Kata Iti, kepada wartawan, di Pondopo Kabupaten Lebak, Selasa (15/1/2019).

Baca juga: Video Bupati Lebak Marah Besar Lihat Bangunan di Atas Taman Jadi Sorotan

Iti memang dikenal sebagai Bupati yang nyentrik. Tindakannya beberapa kali viral.

Satu di antaranya adalah saat video dirinya marah tersebar luas di internet.

Kejadian tersebut terjadi pada Oktober 2017 silam, di kawasan wisata Baduy Luar, di Kampung Ciboleger, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Banten.

Iti marah saat mengetahui sebuah taman menjadi rusak akibat di atasnya didirikan bangunan.

Sejak menjadi Bupati Lebak pada 2013 lalu, Iti memang gencar membangun taman di sejumlah tempat, tidak hanya di Ibu Kota Rangkasbitung, tapi juga di kecamatan-kecamatan lain.

Kehadiran taman-taman tersebut, kata bupati yang baru saja dilantik untuk periode kedua ini, berhasil membuat lingkungan kota menjadi cantik.

Baca juga: Cerita di Balik Aksi Unik Bupati Lebak Memanjat Pohon Durian

Alhasil ini menjadi salah satu faktor kembali diraihnya Piala Adipura setelah beberapa kali gagal.

Selain itu, menurut Iti, Kabupaten Lebak juga dianggap berhasil mengelola tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

"Penataan sistim control landfill kita dianggap bagus, lalu ada banyak pengadaan bak sampah, daur ulang sampah plastik dan organik, hingga gerakan untuk tidak menggunakan satu botol minum sekali buang," pungkas dia.

VIDEO PILIHAN