Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu...

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Pilihan

Ledakan Kuat di Toko Roti Paris, 12 Orang Terluka Serius

12 Januari 2019   19:45 Diperbarui: 12 Januari 2019   19:46 0 0 0 Mohon Tunggu...
Ledakan Kuat di Toko Roti Paris, 12 Orang Terluka Serius
Pemadam kebakaran ketika menjinakkan api yang berasal dari ledakan di toko roti Paris, Perancis, pada Sabtu pagi (12/1/2019).

PARIS, KOMPAS.com - Sebuah ledakan kuat dilaporkan terjadi di sebuah toko roti di ibu kota Perancis, Paris, pada Sabtu pagi (12/1/2019).

Akibat ledakan itu, BBC melaporkan setidaknya 12 orang mengalami luka serius, sejumlah mobil serta bangunan hancur dan rusak.

Baca juga: Jinakkan Bom di Gereja, Polisi Mesir Tewas Terkena Ledakan

Harian Le Parisien memberitakan, ledakan itu berasal dari kebocoran gas yang terletak di Toko Roti Hubert, kawasan Rue de Trevise, pukul 09.00 waktu setempat.

Suara ledakan bahkan terdengar oleh para pekerja maupun warga yang tinggal beberapa blok dari kawasan Rue de Trevise itu.

"Saya sedang tidur dan terbangun karena ada suara ledakan," kata Claire Sallavuard yang tinggal di Rue seperti dikutip AFP.

Dia menceritakan jendela apartemennya hancur, bahkan pintu kamarnya terlepas dari engsel. "Saya keluar dan mencari anak-anak yang begitu panik," tuturnya.

Warga lain yang bernama Killian kepada BFMTV berkata dia juga tertidur ketika ledakan terjadi, dan bergegas ke bawah di mana dia mendengar jeritan orang-orang.

Sementara resepsionis Hotel Diva Paula Nagui menuturkan ledakan itu membuat jendela bergetar dan para tamu panik.

"Saya harus menenangkan mereka dan meyakinkan bahwa insiden itu bukan merupakan aksi teror," terang Nagui kepada Le Parisien.

Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner yang meninjau langsung lokasi kejadian berujar, pihaknya mengerahkan 200 orang pemadam kebakaran.

"Ada kemungkinan jumlah korban bakal semakin bertambah dan kondisi mereka parah," tutur Castaner kepada awak media.

Sekitar 100 polisi menutup jalan dari restoran hingga atraksi turis populer seperti Museum Lilin Musee Grevin dan Rue des martyrs.

Baca juga: 14 Orang Tewas dalam Ledakan Gas di Apartemen Rusia