Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu... Administrasi - Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Pada 2017, Ekspor Minyak Sawit Indonesia Mencapai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

30 Januari 2018   17:58 Diperbarui: 30 Januari 2018   18:23 399
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

IlustrasiJAKARTA, KOMPAS.com - Ekspor minyak sawit Indonesia sepanjang tahun 2017 tercatat sebesar 31,05 juta ton, naik 23 persen dibandingkan 25,11 juta ton pada tahun 2016.

Ekspor ini adalah minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya, serta tidak termasuk biodiesel dan oleochemical.

 Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Togar Sitanggang menyatakan, ekspor minyak sawit Indonesia naik 23 persen dari 25,11 juta ton pada 2016 menjadi 31,05 juta ton pada 2017.

Sumbangan devisa minyak sawit Indonesia juga meningkat. Ini seiring dengan kenaikan volume ekspor dan harga yang cukup baik.

Baca juga : Tahun 2017, Produksi Minyak Sawit Indonesia Naik 18 Persen

 Pada tahun 2017, nilai ekspor minyak sawit Indonesia mencapai 22,97 miliar dollar AS. Angka ini naik 26 persen dibandingkan pada tahun 2016 yang mencapai 18,22 miliar dollar AS.

 "Nilai ekspor ini merupakan nilai tertinggi sepanjang sejarah ekspor minyak sawit Indonesia," jelas Togar dalam konferensi pers di Kantor Pusat GAPKI, Selasa (30/1/2018).

 GAPKI pun mencatat, hampir semua negara tujuan utama ekspor minyak sawit Indonesia mencatatkan kenaikan permintaan. Adapun negara tujuan ekspor utama minyak sawit Indonesia adalah India, China, Pakistan, Banglades, AS, Uni Eropa, hingga Afrika.

 Permintaan minyak sawit Indonesia dari India naik 32 persen. Sementara itu, permintaan dari China naik 16 persen, negara-negara Afrika 50 persen, dan Uni Eropa 15 persen.

Baca juga : Dunia Butuh Minyak Sawit Indonesia

 Adapun permintaan dari Pakistan naik 7 persen, AS naik 9 persen, Banglades naik 36 persen, serta negara-negara Timur Tengah naik 7 persen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun