Mohon tunggu...
Rudy Gunawan
Rudy Gunawan Mohon Tunggu... Konsultan - Numerolog

Pemegang Rekor MURI sebagai NUMEROLOG PERTAMA di INDONESIA. Member of IPSA (Indonesian Professional Speakers Association). Enterpreneur, Speaker, Author, Numerologist.

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Surat Terbuka kepada Kompasiana: Jangan Garing, Ayo Daring!

7 Juni 2021   09:45 Diperbarui: 7 Juni 2021   09:58 463 65 33 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Surat Terbuka kepada Kompasiana: Jangan Garing, Ayo Daring!
Surat Terbuka Kepada Kompasiana: Jangan Garing, Ayo Daring (kompasiana.com)

Setahun lebih telah berlalu, pandemi masih mewabah. Covid datang mengubah hidup orang banyak. Termasuk kehidupan di Kompasiana.

Yang dulunya hilang, akhirnya kembali berpeluang. Yang sebelumnya menepis, kini jadi penulis. Sekarang, Anda semua berada di sini.

Semua gegara virus corona. WFH hingga WFO, istilah yang menyatakan jangan suka keluyuran.

Selama tahun 2020, peningkatan jumlah penulis di Kompasiana juga meningkat drastis. Pun halnya dengan jumlah tulisan. 2021 lebih banyak lagi.

Kompasiana tidak tinggal diam. Memperbaiki kualitas blog, mengedukasi para Kompasianer. Semuanya agar rumah bersama ini terasa lebih nyaman. Baik bagi penulis maupun pembaca.

Setahun telah berlalu, langkah perbaikan terus dilakoni. Fitur baru bergumul, konten berkualitas pada muncul.

Beberapa patut diacungin jempol, segelintir bikin dongkol.

Tidak menyalahkan Kompasiana. Tidak mengabaikan para Kompasianer. Komunikasi dua arah yang perlu ditingkatkan. Sebab kebingungan itu rasanya tidak nyaman.

Namun, pada akhirnya semua terselesaikan. Kegelisahan hati para blogger pelan-pelan mulai terjawab. Tidak satu-persatu, tapi melalui pengumuman dan informasi resmi dari Kompasiana. Juga bisik-bisik tetangga sesama komunitas.

Pihak pengelola mungkin sibuk. Banyak pertanyaan yang diajukan via Kompasiana Care hilang tak berbentuk. Entah karena terlalu banyak, atau terkesan kurang layak.

Namun, sebenarnya para penulis tidak membutuhkan jawaban pasti. Banyak juga yang akhirnya terjawab sendiri. Para blogger di Kompasiana (macam diriku) sebenarnya mengharapkan adanya interaksi antara pihak pengelola dan penulis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN