Mohon tunggu...
Rudy Gunawan
Rudy Gunawan Mohon Tunggu... Numerolog

Pemegang Rekor MURI sebagai NUMEROLOG PERTAMA di INDONESIA. Member of IPSA (Indonesian Professional Speakers Association). Enterpreneur, Speaker, Author, Numerologist.

Selanjutnya

Tutup

Teknologi Pilihan

Mengapa Awak KRI Nanggala-402 Tidak Menyelamatkan Diri dengan Keluar dari Kapal Selam?

25 April 2021   22:22 Diperbarui: 25 April 2021   23:55 501 29 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengapa Awak KRI Nanggala-402 Tidak Menyelamatkan Diri dengan Keluar dari Kapal Selam?
Mengapa Awak KRI Nanggala-402 Tidak Keluar dari Kapal Selam? (nasional.kompas.com)

Indonesia berduka, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di sekitar perairan Bali pada Rabu 21.04.2021.

Kapal selam milik TNI-AL tersebut membawa 53 personil. Diperkirakan hilang pada kedalaman 700 meter di bawah permukaan air.

Minggu 25.04.2021, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahyanto mengumumkan bahwa Kapal Selam KRI Nanggala-402 telah dipastikan tenggelam dan ke-53 awak telah gugur.

Meski demikian, semoga masih ada harapan. Tapi, kenyataan terburuk juga harus dihadapi. Tersebab cadangan oksigen hanya bertahan selama 72 jam.

Upaya penyelamatan memang tidak mudah. Memerlukan peralatan canggih yang belum dimiliki oleh TNI. Negara lain telah membantu, tapi kecelakaan naas ini tetap tidak bisa dihindari.

**

Salah satu hal yang banyak dipertanyakan. Mengapa para awak tidak keluar dari pintu darurat? Berikut penjelasannya;

(1)

Pintu darurat kapal selam dibuat sedemikian rumit agar bebas dari rembesan air laut. Cara untuk menyelematkan diri adalah melalui bagian komparmen yang memiliki sistem isolasi jika kapal mengalami kebocoran.

(2)

Jika pintu darurat terbuka, dalam kedalaman 700 meter, maka air akan memenuhi kapal dalam hitungan detik. Tekanannya begitu besar, sehingga awak tidak mungkin bisa leluasa bergerak. Tidak sama jika masih berada pada kedalaman rendah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN