Mohon tunggu...
KOMENTAR
Lyfe Pilihan

Bung, Jangan Takut Bilang Tidak!

10 Mei 2022   18:27 Diperbarui: 11 Mei 2022   09:49 842 4
Ada nggak sih di antara Kompasianer yang suka nggak enakan sama orang? Segenan, nggak bisa nolak dimintain tolong, nggak bisa nolak permintaan orang, selalu bilang iya dan nggak berani bilang TIDAK? Tau nggak, itu namanya people pleaser (kemaren saya udah bahas ini).

Bung, bukan saya mau mengajari kamu jadi orang sombong, tapi saya cuma mau kasih tau kalau kamu berhak bilang tidak, berhak nolak pada beberapa hal yang memang nggak bisa kamu handle atau tangani.

Suka menolong orang itu sikap terpuji, tapi kalau terus-terusan (maaf) dimanfaatin dan dijadikan keset kaki pada situasi yang sebenarnya kamu nggak bisa lakuin, tapi karena "nggak enakan" dan nggak bisa nolak malah kamu iyain aja, jatuhnya malah merugikan diri sendiri.

Saya tekankan, kita boleh nolak, boleh bilang tidak!

"Tapi diakan temen saya, wajib saya tolong dong, nggak enak soalnya"

Kalo menurut kamu bisa ditangani, jangan ragu menolong dan mengiyakan. Poin saya di sini adalah katakan tidak pada hal yang nggak bisa kamu tangani dan penuhi.

Kamu harus tegas terhadap orang lain, kamu harus berani ambil sikap, harus punya prinsip dan kendali penuh pada diri. Jangan asal iya, kemana angin berhembus kamu ngikut bagai debu, jangan begitu!

Kita memang nggak bisa mengendalikan permintaan orang, terlebih pada temen dengan embel-embel "dekat". Tapi kita berhak nolak dan berkata "Tidak" jika hal tersebut di luar kemampuan atau bahkan sampai berpotensi mengganggu kesehatan mental kita.

Gimana cara berkata tidak, tapi dengan catatan tidak menyakiti yang meminta tolong?

Mulai belajar bilang nggak, omongin aja yang sebenernya, berdoa aja temenmu bisa ngerti dan coba ini :

"Seandainya aku bisa bantu, pasti aku bantu, tapi sayangnya agendaku lagi penuh banget."

"Maaf, aku nggak bisa bantu saat ini. Mungkin lain waktu aku bisa bantu."

"Makasih udah percaya sama aku, tapi sekarang aku lagi nggak bisa."

"Si "anu" bisa loh itu, aku saranin minta tolong ke dia aja."

"Bukannya nggak mau nolong, tapi otak sama badan lagi nggak bisa diajak kerja sama."

Note : kata-kata itu bisa kamu ganti pakai bahasa kamu sendiri biar lebih enak ngobrolnya.

Last, "aku punya temen, tapi selalu aja nyusahin aku, bikin aku nangis, kadang suka bentak-bentak dan marah nggak jelas. Aku udah nggak kuat, aku pengen tinggalin tapi sayang, kami temenan udah lama"

Woe, hubungan kalau udah toxic, tinggalin! Kita menjalin hubungan sama orang itu buat saling bantu, saling nyenengin satu sama lain bukan nambah beban hidup. Jadi kalo udah berujung toxic, saran paling ampuh dari Yola, "tinggalin". Sekiranya tetep nggak bisa ninggalin, batasi diri. Kurangi pertemuan dan interaksi sama dia, kesehatan mental kamu lebih penting. Perihal udah temenan lama, people come people go.

Begitu juga dalam pergaulan sehari-hari kita harus punya prinsip. Jangan iya-iya aja hanya karena takut nggak punya temen. Jangan!

Inget, jangan terlalu welcome, ntar dikira keset!
Semoga ada yang bisa kamu ambil dari sini.

Yuk bisa, yuk!
-Yola

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun