Mohon tunggu...
KOMENTAR
Travel Story

Taman Kupu-Kupu, Wisata Sekaligus Edukasi

15 Oktober 2010   07:56 Diperbarui: 26 Juni 2015   12:24 593 0
[caption id="attachment_290606" align="alignleft" width="270" caption="Suasana dalam taman kupu-kupu (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290609" align="alignright" width="270" caption="Kupu-kupu blirik (dok.yyt)"][/caption] Mau pergi kemana Anda untuk mengisi waktu libur di minggu ini ? Saya ingin membagi informasi sebuah tempat yang mungkin berminat untuk Anda dan keluarga datangi sebagai tempat untuk berekreasi. Namanya Taman kupu-Kupu. Lokasinya ada di Jalan Raya Cihanjuang KM 3,3 No. 58 Desa Cibaligo, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.Taman kupu-kupu baru dibuka awal tahun ini. Saya dan keluarga berkesempatan ke taman ini ketika liburan beberapa waktu yang lalu. [caption id="attachment_291326" align="alignleft" width="270" caption="diantara bunga pink (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_291328" align="alignright" width="270" caption="kupu-kupu sayap kuning (dok.yyt)"][/caption] Menempati lahan seluas 1,7 hektar, sesuai namanya, taman ini adalah tempat khusus bagi mereka yang ingin mengetahui tentang kupu-kupu. Jadi selain mata segar melihat bunga dan kupu-kupu yang beterbangan, kita juga dapat belajar banyak hal tentang kupu-kupu. Tamannya sendiri dikelilingi oleh pagar yang dilapisi jaring hingga kupu-kupu tak akan terbang keluar. Katanya ada 300 jenis kupu-kupu dari 35 jenis yang ditangkarkan di situ setiap hari. Sayangnya saya dan keluarga datang ke tempat itu menjelang siang. Waktu terbaik untuk melihat kupu-kupu adalah pada pagi hari dimana kupu-kupu akan banyak keluar sarang. [caption id="attachment_290615" align="alignleft" width="270" caption="Kupu-kupu sayap biru (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290617" align="alignright" width="270" caption="Kupu-kupunya jinak lho (dok.yyt)"][/caption] Sebelum memasuki taman, kita harus membeli tiket seharga 20 ribu rupiah per orang, yang bisa ditukar dengan pin nanti sepulangnya kita dari Taman Kupu-Kupu. Setelah kita membeli tiket, kita akan dipinjami topi warna-warni yang dipakai di dalam taman. Katanya ini untuk menarik perhatian kupu-kupu agar terbang mendekat. Kupu-kupu suka dengan sesuatu yang berwarna warni. Karena pada saat kami ke sana bertepatan dengan hari libur, maka pengunjungnya lumayan banyak. Meski pengunjungnya banyak, tapi suasana taman tetap terasa nyaman. Karena taman begitu luas dengan banyaknya tanaman bunga dan kupu-kupu yang beterbangan, ditambah cuaca saat ituĀ  yang agak mendung, wah rasanya nggak mau pergi dari situ. Sayangnya saya tak cukup mahir memotret kupu-kupu yang beterbangan ke sana kemari. Karena itu maafkan bila hasil-hasil fotonya sangat minimal ya. [caption id="attachment_290619" align="alignleft" width="270" caption="rama-rama di antara daun (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290621" align="alignright" width="270" caption="rama-ramanya hinggap di jaring (dok.yyt)"][/caption] Satu yang menarik adalah kupu-kupu besar yang di sebut rama-rama. Berbeda dengan jenis kupu-kupu lainnya, rama-rama justru terbang pada malam hari. Namun jangan takut Anda tak dapat melihat rama-rama kalau ke sana siang hari. Karena rama-ramanya tetap ada kok. Meski nggak sebanyak malam hari kata pemandunya. Puas menikmati taman dengan kupu-kupu yang beterbangan, kita bisa melihat kupu-kupu dalam bentuk kepompong di sebuah tempat yang disiapkan khusus untuk menyimpan kepompong, namanya Green House. Di sini kita bisa melihat puluhan kepompong yang di ikat berderet pada sebuah tali. Kata si pemandu, kalau kepompongnya goyang-goyang berarti kupu-kupunya sebentar lagi akan keluar. Dan kupu-kupu yang telah keluar dari kepompong hanya punya waktu 14 hari saja untuk terbang ke alam bebas. Setelah itu dia akan mati. Kupu-kupu yang menjelang ajal ini sempat saya temui di bawah tanaman bunga. Kasian ya :( . Tapi memang begitulah siklus hidup kupu-kupu. [caption id="attachment_290624" align="alignleft" width="270" caption="kumpulan kepompong (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290625" align="alignright" width="270" caption="menjelang ajal hiks (dok.yyt)"][/caption] Setelah puas menikmati kupu-kupu, Anda bisa berbelanja di toko yang ada di pintu masuk Taman Kupu-kupu. Taman ini menjual segala pernak-pernik "berbau" kupu-kupu. Mulai dari kue yang berbentuk kupu-kupu, kalung dengan bandul kupu-kupu sampai tempelan kulkas yang (pastinya) berbentuk kupu-kupu. Eh ada juga kupu-kupu yang diawetkan di dalam bingkai lho. [caption id="attachment_290630" align="alignleft" width="270" caption="kupu-kupunya mau kawin :D (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290633" align="alignright" width="270" caption="kue kupu-kupu (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290645" align="alignleft" width="270" caption="kupu-kupu di dinding (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290649" align="alignright" width="270" caption="kalungpun kupu-kupu (dok.yyt)"][/caption] Bila lapar anda bisa makan di restoran di lokasi sekitar taman. Disediakan kursi bertenda dan saung-saung kecil yang berjejer sebagai tempat makannya. Sayang mungkin karena banyaknya pengunjung banyak makanan yang kami pesan persediaannya habis. Jadi nggak mood makan deh. Sebelum pulang kami masih menyempatkan diri untuk berjalan di sekeliling taman, dan menemukan bahwa ternyata di situ ada arena outbond untuk anak-anak yang tempatnya luas sekali. Untuk masuk ke arena outbond ini pengunjung harus membayar 20 ribu per orang. Namanya juga anak-anak, melihat tempat ini membuat mereka lupa pada jam pulang. Akhirnya mereka asyik bermain di sana. Lumayan juga fasilitas tempat ini. Ada flying fox untuk anak-anak dan juga permainanĀ  lainnya. O ya, ada sepeda yang bisa digunakan untuk mengitari arena ini. Tentu saja sepedanya sepeda anak-anak. [caption id="attachment_290636" align="alignleft" width="270" caption="arena outbond (dok.yyt)"][/caption] [caption id="attachment_290640" align="alignright" width="270" caption="asyik main lupa pulang (dok.yyt)"][/caption] Tertarik untuk datang ? Silahkan. Tapi kalau Anda datang dari arah Padalarang yang melewati Curug Cimahi siap siap saja menikmati jalan yang rusak. Di beberapa kilometer sebelum memasuki daerah Cihanjuang, jalannya berbatu batu. Bahkan ada beberapa mobil yang terperosok ke parit juga akhirnya. Karena itu hati-hati ya.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun