Mohon tunggu...
KOMENTAR
Catatan

Buku, Sekedar Koleksi atau Bumbu Imajinasi?

27 Oktober 2014   16:44 Diperbarui: 17 Juni 2015   19:34 113 1

Sejak kecil aku memang gemar membaca, mulai membaca Atlas dan menghafal negara-negara dengan ibukotanya. RPUL buku pintar lokal legendaris di zamannya sebelum keok dengan Mbak Wikipedia dan Mbah Google juga jadi buku favoritku. Majalah Bobo yang saat itu masih seharga ratusan perak juga tak luput dari rasa ketertarikanku, rasanya senang sekali dapat memiliki dan membacanya. Semasa SMP aku mulai kenal dengan Intisari, membaca intisari seolah-olah membuatku berkelana keliling dunia dengan liputannya tentang kota-kota di berbagai belahan dunia, apalagi pertengahan dekade 90-an saat itu internet belum lazim di Indonesia. Masa-masa kuliah aku mulai mengenal majalah National Geographic yang lebih mendalam mengulas suatu peristiwa ataupun keragaman di berbagai belahan dunia dengan dimanjakan foto-foto pemandangan, kota-kota, situs purbakala, sampai dengan kegiatan sosio kultural dengan kualitas yang luar biasa.

KEMBALI KE ARTIKEL