Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Di Tanah Para Gergasi

10 Desember 2013   20:46 Diperbarui: 24 Juni 2015   04:05 66 5

di tanah para gergasi dan peri peri

luka diiris sambil tersenyum manis

guyuran cuka basi makin melengkapi

kunyahlah, dan teriaklah "fasis kamu, fasis!"

di awan

ditawan

dalam cawan-cawan

di negerinya pesulap dan mentalis

isak berakumulasi jadi pulmonary fibrosis

membatu jadi stalaktit stalakmit

acetylcysteine pun minder dan mohon pamit

di topeng

terkerangkeng

dalam dingin kaleng

wow

otak mana nurani

nurani mana tuhan

tuhan mana tahan

-------------------

10122013 -- dekat hatimu

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun