Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Kehilangan Batu Nisan

13 Juni 2019   10:03 Diperbarui: 13 Juni 2019   10:07 23 2

Melihat wajahmu, setelah tawa itu pecah, kau menjelma taring, mengerkah kami, tipuan  manis  ajak sesat, kami hanya mampu menangis, saat ingin berlari, kami kehilangan pintu, entah di mana kau sembunyikan mata kunci dari mata hati, sebelum mati kami ingin berbuat sekali.

KEMBALI KE ARTIKEL