Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen

Kopi untuk Bapak

10 Desember 2011   17:04 Diperbarui: 25 Juni 2015   22:33 94 0

Pagi ini kulihat bapakku duduk termenung di ruang tamu. Bersandar di kursi, pandangannya kosong menatap kedepan. Dari balik kain kelambu aku melihat mata yang sayu dan sedikit berkaca-kaca. Guratan wajahnya yang tak lagi muda menambah kesan duka. Jelas, duka yang sangat mendalam yang dirasakan oleh bapakku, aku dan kami yang ditinggalkan.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun