Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Antidote

30 Juli 2021   15:54 Diperbarui: 30 Juli 2021   15:55 32 0

Antidote
Karya : Nilam Cahya


Semua berubah
Seperti ekspektasi yang melawan arah
Saat di keramaian ku merasa ada ditengah
Terkadang juga merasa
Raga berada di antah berantah


Bagaimana dapat dimengerti
Yang kurasa saat ini
Hanya berdiri sendiri
Membuat perisai untuk lindungi
Setiap terpaan yang seakan memaksa diri
Dan berkata pergilah saja dari dunia ini


Apa yang terlihat dari anak ini ?
Mungkin keceriaan seperti pelangi
Atau seperti senja di tepi pantai
Ceria dan begitu menawan hati


Antara benar dan salah
Kebenarannya adalah
Dia sedang mencapai puncak lelah
Namun dia tak menampakkan semua dengan mudah
Dan terus berikan senyum merekah


Rasanya tak seorangpun pahami
Apa yang terjadi pada anak ini


Inginnya
Seperti badut yang selalu membawa tawa
Namun ia lupa..
Bahwa segala bebannya
Pun tak kan sirna dengan sendirinya


Ia sering dipaksa untuk mengerti
Tapi..
Pernahkah sekali anda tanyai
Apakah dia baik-baik saja selama ini


Dia berjuang seorang diri
Menuju harapan dan cita-cita yang diingini
Karena ia tunggal buah hati


Setiap terpaan ia lalui
Yang ia ingini..
Setia manusia yang bersamanya saat ini
Janganlah tambahi
Apapun itu yang semakin membebani
Menusuk sampai ke relung hati
Hingga tak dapat ber logika lagi

Semarang, 30 Juli 2021

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan