Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen

Cerpen | Hanya Aku dan Ibuku Tersayang

17 Mei 2017   11:39 Diperbarui: 20 Mei 2017   09:48 1178 1
Saat mata ini lelah dan ingin terpejam, teringat hari esok bagaimana cara melihat ibu selalu bahagia di setiap hembusan nafasnya. Perjuangan ini aku rasa masih kurang, perjuangan ini tak seperih yang dia jalani untukku saat aku kecil dulu. Saat dimana aku belum bisa seperti sekarang, saat dimana aku hanya bisa meminta, hanya bisa memberikan beban atas semua yang kuinginkan. Dia tak pernah mengeluh, dia tak pernah berputus asa, dia terus berusaha untuk setiap kebutuhan akan hidup anak tercintanya.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun