Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Romantisme Perang Salib

5 Agustus 2020   22:24 Diperbarui: 5 Agustus 2020   22:43 6 0

Saya sebelumnya menulis tentang kesalahpahaman masyarakat sekarang tentang perang salib, referensi mereka  mengenai perang salib biasanya mengambil dari sejarah populer padahal yang populer kita tahu biasanya banyak yang hoax.

Tulisan ini masih mengenai perang salib yang kembali akan meluruskan bahwa perang salib itu bukan perang dendam dan kebencian perang ini tidak lebih dari sekedar kepentingan saja.

Perang salib itu sekarang banyak di gambarkan sebagai perang yang dahsyat, berdarah-darah antara islam dan kristen saling menjelekan dan dijadikan alasan dimasa sekarang untuk mem bully orang yang beda agama.

Wacana-wacana populer perang salib dan wacana yang dalam tulisan ini sangat bertentangan karena perang salib menurut sudut pandang saya adalah perang tanpa "kekerasan" tanpa dendam dan kebencian.

Supaya lebih nyambung lagi silahkan baca tulisan saya mengenai perang salib sebelum ini dan saya masih berposisi sebagai orang yang tidak beragama.

Dalam rangkaian perang salib, perang salib ke tiga itu adalah perang terbesar dan muncul tokoh besar juga yaitu Richard The lion Heart dan Salahuddin al ayubi atau yusuf bin ayub. Banyak orang yang tidak paham bahwa mereka berdua ini berperang bukan atas dasar kebencian melainkan atas dasar kasih sayang.

Richard dan salahuddin itu bersahabat akrab, ketika richard sakit orang pertama yang mengirimkan dokter adalah salahuddin, atau hanya sekedar kirim kirim salam selamat via surat. 

KEMBALI KE ARTIKEL