Mohon tunggu...
KOMENTAR
Cerpen Pilihan

(Kisah Nyata) Terjebak Rayuan Maut Sang Pujangga

2 Juli 2022   18:30 Diperbarui: 2 Juli 2022   19:29 475 15
Pada pelataran pagi semilir sang bayu membelai-belai rambutnya yang kemerahan. Matahari mengintip lewat celah jendela kamarnya memeluk seorang perempuan yang tengah diseka duka. Daun-daun berguguran di halaman rumahnya, bunga-bunga menunda kemekarannya, burung-burung tak terdengar nyaringnya, bahkan kupu-kupu berlarian menuju taman yang lain.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun