Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Berlayar ke Dadamu

2 Oktober 2018   05:53 Diperbarui: 2 Oktober 2018   06:09 293 2
Barangkali kau memang pantas dirayu sebab matamu adalah bulan bercahya redup. alismu menyerupa rerimbun pohon tempat burung-burung pelatuk bernyanyi dan merayu.
Sementara aku, telah kehilangan kata-kata indah untuk melukiskan betapa agungnya dirimu diantara deretan puisi-puisiku.
" maukah kau menjadi bait pertama pada puisiku..? "
aku akan mengupacarakan kesempurnaanmu dalam bait-bait yang lain tanpa ada jeda dan kata pisah.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun