Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Backstreet Boys Itu Keren Sekali!

30 Agustus 2012   12:02 Diperbarui: 25 Juni 2015   01:08 522 6

No. Peserta :57

***

Barang jadul milik saya? Kaset lagu dan gantungan kunci. Walah, wong cuma kaset sama gantungan kunci aja kok dibanggain? Jelas dong, itu barang kesayangan saya sejak saya SMP. Tahun 1998.

Sejak saya masuk SMP, saya punya banyak teman yang suka sekali dengan boyband. Masih ingat nggak dengan Backstreet Boys, N'Sync, Boyzone, Blue, dan lain sebagainya? Waduh, dulu kalau sudah ngomongin boyband, nggak ada habisnya. Jelas dong, namanya juga anak SMP, namanya juga remaja, masih suka sama yang namanya pengidolaan kan? Nggak jaman dulu, nggak jaman sekarang, idola itulah media peniru terbaik.

Kalau saya, dulu sangaaaaatttt suka sama Backstreet Boys alias BSB. Sampai saya pasang posternya besar sekali *dan banyak* di kamar. Sayangnya, setelah SMA dan saya mengambil jalur pesantren, berdasar ceramah kyai yang melarang ada poster di kamar, akhirnya poster-poster itu saya cabut dan simpan. Sekarang, sudah terbuang entah dimana *sayang sebenarnya*.

Ups, Nick Carter kala itu keren abis boo..!! Bayangin, dari semua personel, hanya dia yang paling muda dan paling ganteng. Hahaha, anak SMP mana ngefans sama yang udah kumisan macam AJ? Nggak kali. Meskipun suara dia paling nggak enak, tapi sumpah, ketika itu senyumnya menggoda sekali. Dengan satu ujung bibir ditarik ke atas sambil mengangkat sedikit kepala. Kwkwww.

Sampai saya 'mbelani' menabung hanya untuk membeli kaset-kaset BSB. Secara bapak ibu saya memberi uang jajan mepet sekali karena saya udah sarapan di rumah. Mau nggak mau, gimana caranya itu kaset bisa terbeli. Pernah, saya sampai nitip seorang teman beda kelas ketika kelas 3 SMP (Tahun 2001) yang punya kenalan anak radio (Wijaya FM nama radionya, lokasi Surabaya), untuk beli sebuah kaset BSB judulnya Black & Blue yang khusus berhadiah poster ukuran 100x60 cm dan kalender mini bergambar personel BSB. Ajagile, kesempatan itu dipakai teman saya untuk memanfaatkan kami (saya dan beberapa teman) alias kami memberi upeti tambahan. Coklat.

Karena saking cintanya sama itu kaset, sampai kertas album kasetnya saya lapisi dengan isolasi bening ukuran besar!! Kata teman saya, bikin kaset lebih awet, nggak menguning kertasnya. Dan memang iya, masih bagus meskipun sudah 11 tahun berlalu. Tapi jadinya malah menggelmbung dan ngepres banget kalau tempatnya di tutup.

Ohya, jaman saya SMP, lagi ngetrend banget yang namanya laminating. Teman-teman seneng banget barang-barang berharganya dilaminating. Sampai para guru pun senang memberi tugas melaminating. Dari surat cinta, kliping, nilai tugas bagus, potongan gambar, foto dan macam-macam lainnya. Dan saya ikut-ikutan. Yang saya laminating adalah potongan gambar BSB dari sebuah majalah remaja. Sebelum saya laminating, saya gunting membentuk gerigi *niat banget*. Saya pakai gunting biasa karena saya nggak punya gunting gerigi. Lalu cepet-cepet saya laminating dan saya plong ujungnya, pasang di kunci kamar. Tapi hanya hiasan kunci saja, secara kuncinya sampai sekarang nggak bisa dipakai soalnya nggak pernah dipakai mengunci. Hehe..

Bagi saya, barang-barang itu berharga sekali. Karena mengingatkan saya pada sebuah masa remaja yang menyenangkan dan penuh sorak-sorak riuh tentang sang idola. Meskipun sekarang BSB masih tetap eksis, tapi euforianya sudah berbeda ketika mendengar mereka bernyanyi di televisi atau radio. Artinya, saya masih beruntung bisa merasakan kebebasan mengidolakan mereka ketika saya masih SMP dulu.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun