Mohon tunggu...
KOMENTAR
Lyfe

“Si Doel Anak Pinggiran” Tidak Benar-benar di Pinggir

29 Agustus 2011   05:30 Diperbarui: 26 Juni 2015   02:23 2980 5
[caption id="attachment_128156" align="alignright" width="300" caption="Anggota Si Doel. RCTI."][/caption]

Beberapa tahun yang lalu ‘Si Doel Anak Betawi’ pernah menjadi fenomena luar biasa. Ia menjadi tontonan paling dicari waktu itu. Tontonan yang mendapat sambutan pemirsa paling luar biasa. Padahal menurut penuturan Rano Karno, naskahnya beberapa kali pernah ditolak mentah-mentah oleh hampir semua stasiun TV. Mereka beranggapan, concept dan content Si Doel tidak bakalan laku. Setting-nya terlalu daerah. Betawi banget!

Kenyataannya? Acara ini menempati ranking nomor satu. Luar biasa.

Apa penyebabnya sesungguhnya? Beberapa pengamat mengatakan bahwa sesungguhnya acara ini begitu diterima kalangan pemirsa adalah karena kesederhanaannya. Bahwa Si Doel telah mengangkat suatu fenomena kekinian masyarakat Indonesia yang masih sangat sederhana di tengah-tengah kebisingan, hectic dan sibuknya Metropolitan Jakarta. Si doel telah mengangkat kepermukaan sisi-sisi lain dari Jakarta. Keadaan aktual yang selama ini terabaikan dari publikasi media di tengah hingar bingarnya ibukota. Terabaikan dari sorotan dunia pertelevisian. Tak diperhitungkan dan tersepelekan.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun