Mohon tunggu...
KOMENTAR
Humaniora Pilihan

Semua Itu Karya Sang Ilahi!

13 Oktober 2021   04:05 Diperbarui: 13 Oktober 2021   04:08 145 30

Berdiri menatap penuh ragu namun hasrat penuh mau untuk menggerakkan tangan menggapai asa yang menelusur ke seluruh raga. Masih tetap berdiri dan mata penuh daya ingin segera membelenggu dalam mampu dan mau.  Dalam termangu, mata terus menelusur penuh harap pada sesuatu yang menghapus ragu.

Perlahan namun pasti, daya upaya menggapai satu yang memenuhi hati dengan pilihan pasti. Menariknya dan mengurainya dalam sebuah ketulusan yang penuh makna, mengenakannya pada raga yang meneduhkan jiwa. Hingga pada akhirnya, semua terurai dalam jiwa dan raga yang memberikan corak dan warna pada sebuah persepsi diri dan kepuasan hati.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan