Mohon tunggu...
KOMENTAR
Humaniora Pilihan

Setop Perdagangan Perempuan!

26 Juli 2019   17:09 Diperbarui: 26 Juli 2019   17:43 11 1
Banyak yang berpikir perdagangan perempuan adalah menjual perempuan ke lelaki hidung belang dengan sejumlah uang yang telah disepakati bersama. Tapi, ternyata itu hanya salah satunya.

Perdagangan perempuan bukan itu saja. Akhir bulan Juni kemarin, diberitakan 29 perempuan asal Kalimantan dan Jawa Barat jadi korban pengantin pesanan. Mereka terjebak pernikahan dengan WNA dengan diimingi uang, emas dan kemudahan lainnya lewat mak comblang yang sudah bekerjasama dengan WNA tersebut.

Sebenarnya kejadian ini bukan hal yang baru terjadi pada tahun 2019, tetapi sudah terjadi dari tahun 2002 atau mungkin kurang dari itu. Fenomena ini ibarat fenomena gunung es, yang muncul ke permukaan hanya sedikit, padahal kasus ini menimpa banyak wanita. Bukan hanya 29 orang, tapi lebih, banyak yang tidak mau melapor kepada pihak berwajib karena malu dan merasa kejadian yang menimpanya adalah aib dan harus ditutupi.

Pada zaman sekarang banyak orang yang kesulitan mencari uang sedang kebutuhan mendesak, dan lapangan kerja sulit. Tiba-tiba ada orang yang menawarkan materi dan janji manis yang membuat orang terbuai hingga kehilangan akal sehat, yang ada dipikirannya adalah uang.

Modus mereka pun sangat rapih, ada mak comblang yang memperkenalkan WNA dan merayu wanita yang menjadi targetnya, ada yang membuat surat nikah. Wanita yang akan dinikahkan tersebut dipertemukan dengan laki-laki WNA, kalau wanita tersebut cocok ia akan dilamar oleh sang laki laki dengan memberi uang kisaran 20jt. 

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun