Mohon tunggu...
KOMENTAR
Edukasi

Melihat Kualitas Literasi Pendidikan Anak Usia Dini

22 September 2020   17:50 Diperbarui: 22 September 2020   17:49 48 1

-meskipun sempat reda oleh diskusi tahunan pki, wancana tentang pendidikan berkerakter terbasis full daya schooll (FDS) tetap saja menarik untuk dibicarakan, saat berbicara di jic dalam from guru paud berbicara se-DKI prisiden jokowi menggulirkan angin segar berbagai para pendidik usia emos ini prisiden mengatakan bahwa akan ada lokasi dana untuk tambahan kesejahteraan guru paud berdasarkan payung hukum prepres no 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan krakter, pidato jokowi tersebut di ibarat titik tentang penantian panjang guru paud untuk di sejajarkan dengan guru tingkat pendidikan formal.bagaimana dengan posisi paud?keterangan lanjutan psal 1 prepres pada pois 3 dan 5 menyambut sebagai satuan pendidikan nonformal yaitu kelompok layanan pendidikan yg menyelenggarakan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal atau diluar pendidikan yg dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang sambutan bagian pkk bukanlah hal sembarangan yang sekarang di sandang seluruh pengelola paud (dan sederajat seindonesia ,sorotan publik sudah barang lazim akan mulai mengarah pada paud dan lengelolaannya  kata"krakter"yg terus menerus  didengun kan saya rasa sudah pada waktunya, untuk di urai diimpiementasikan dalam jalur paud tulisan ini mengajak pembaca untuk melihat slahsatu bagian krakter yang harus terbangun sejak dini yaitu literasi. membaca dengan keras dan banyak berbicara guru dan org tua sering kesulitan menemukan permula terbaik untuk menanam kan literasi dengan promula terbaik untuk menanamkan literasi dengan mengenalkan buku dan menyaampaik  kan imformasi ke pada anak-anak membaca buku dengan keras merupakan hal yang sederhana yg dpat menarik minat anak untuk mengetahui hal-hal dalam buku anak saya slalu pnasaran dengan jajaran hurup dalam buku dan terlihat senang jika saya mulai membacakan buku untuknya. 

KEMBALI KE ARTIKEL