Mohon tunggu...
KOMENTAR
Humaniora Pilihan

Sejuknya Minoritas Muslim di Busan, Korsel

13 Juni 2016   19:14 Diperbarui: 13 Juni 2016   19:28 31 4
Pukul 1 tengah malam kereta tiba di Busan. Tidak memungkinkan untuk mereka check in hotel. Vio dan teman-temannya berencana mengaso di stasiun, namun pemandangan malam ini kurang menyenangkan. Banyak homeless (tunawisma) berada di stasiun. Bahkan ada seorang perempuan lansia marah-marah kepada mereka dalam bahasa korea yang tak jelas, dan ada seorang lelaki manula yang terus mengikuti kemanapun mereka pergi. Ketakutan dengan banyaknya homeless, Vio mengusulkan untuk mengaso di jimjilbang. Jimjilbang adalah pemandian air panas (sauna) khas korea yang dilengkapi kamar besar dengan banyak bantal tidur tanpa dipan. Pengunjung dapat istirahat sambil tidur-tiduran di lantai jimjilbang. “bang” dalam bahasa korea artinya kamar. Fasilitas yang ditawarkan jimjilbang variatif tergantung dengan harga. Makin lengkap dan besar suatu jimjilbang, makin mahal harga yang ditawarkan. Jimjilbang menjadi pilihan bagi traveller yang ingin menginap dengan biaya murah.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun