Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

[FSC] Muka Tomat, I love U

13 Agustus 2011   13:24 Diperbarui: 26 Juni 2015   02:50 224 17

Dear Si Muka Tomat….

Dulu bertemu denganmu tak ada desiran

Atau jantung yang berdetak-detak ingin melompat keluar

Tak ada rasa gemas pengen memeluk

Tak ada wajah merah jambu saat kau puji

Tak ada bulu kuduk berdiri saat kau bisikkan sesuatu ke telingaku (tapi syukurlah itu tandanya kamu bukan mahluk gaib)

Tapi kenapa ya, pipi tembemmu membuatmu sangat tampan dibandingkan pria berdasi yang selalu mojok disudut jalan.

Kita nyaris tak pernah saling membenci tapi merasakan getar cinta pun selalu terlewat dari jidat kita.

Tapi lagi-lagi, pipi tembem seperti tomat itu membuatmu jadi pria yang paling kurindu di jagat ini.

Mungkin kita tak berlebihan kalau kita menyebutnya cinta, walaupun kita tak pernah memastikan kalau perasaan ngalor-ngidul itu, merangkak pelan-pelan melumat hati kita.

Sudahlah Si Muka Tomat, mengaku saja kalau kau, aku dan kau dan aku (sepertinya memang tak ada yang lain lagi) terlibat getar-getar yang nyaris dulu hanya berbentuk garis lurus dan kini tiba-tiba melengkung membentuk sebuah hati, kecil sih…tapi cukup membuktikan kalau perasaan cinta itu ada. Segeralah mengaku, secepatnya…mengalahkan kilat yang memecah kesunyian dilangit malam.

Aku juga sudah mengaku, suka, rindu, cinta walaupun belum sampai mati tapi perasaan ini tak bisa dibendung lagi. Aku tunggu ya pengakuanmu. Titip cubit lembut di pipi tembemmu.

Love u…

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun