Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Satu Desember

1 Desember 2019   22:42 Diperbarui: 1 Desember 2019   22:47 9 0

Lagi-lagi aku bertemu denganmu lewat mimpi. Semesta memang baik, ketika rindu ini memuncak. Dia mempertemukan kita meski hanya dalam mimpi.
Aku dan kamu sangat kaku suasananya. Biasa karena pertengkaran kecil diantara kita sebelumnya. Lalu aku keukeuh mendekati kamu. Minta maaf atas salahku. Kamu tidak bisa sembunyikan senyummu itu. Lalu kamu bilang kamu memaafkanku.
Akhirnya kita berangkat ke tempat kerja bersama-sama lagi. Aku diberi helm antik olehmu. Kita menaiki motor matic. Aku memelukmu erat dari belakang.
Sepulang kerja, kamu menjemputku. Dan aku mengajakmu untuk mampir ke sebuah toserba membeli keperluan sekalian ngopi cantik seperti yang selalu kamu inginkan.
Setelah memarkirkan motor, aku dan kamu berjalan bersisian menyusuri jalanan menuju toserba. Aku memegang tanganmu erat. Sangat erat. Dan kamu tersenyum ke arahku. Membiarkan tanganmu aku pegang erat.
Ini indah.
Ya allah, ini sungguh indah.
Semoga curahan hatiku ini. Menjadi doa yang kelak akan kau kabulkan. Amiin.
Pantaskan aku bersanding dengannya Ya Allah. Berkat kasih, sayang dan cintamu.
1 Desember 2019

KEMBALI KE ARTIKEL