Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Balutan Statis Terbilang Harapan Gulana

7 Juni 2021   08:02 Diperbarui: 7 Juni 2021   08:10 28 1

Petuah seksama pantang lajur mewarna
agar kau tahu senantiasa watak emosi
lindap ego harapan menjompak penasti
menimpa canda tendensi watak sensasi
menerkam suara makna tabiat kendala
lantang aturan canda sendu kenduri

Balutan statis terbilang harapan gulana
pelanjut ikrar membias batas terpana
mengurai lantang batas kebijakan perih
ajak aku hadir ke sana engkau suka tentu
makna tak perih akan bisa sangka dahsyat
seiring takluk terus berjalan penuh gejolak
mimpi merisau wewenang pandangan kentara

Ada tanya haditr senada hadir saling tentu
gundah mengurai langgam perangai tekad
dengan segala keterbatasan saling membalut
merupa ragam restu sentimen gejolak komitmen
sekedar itu sungguh sangat mencengangkan
lembut peraman tergadai hadir upaya mendera

Benaman sekadar membuat ingatan sunyi
watak kinanti merajut janji gugah resah
peraman janji getar menegas penuh ilham
menghalau tangguh kisah pesan terserak
belenggu angan hadir terbias irama syahdu
menampak maksud berbeda selera sendu

KEMBALI KE ARTIKEL