Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

Ibu Menyayangiku Meski Aku Batu

31 Desember 2022   15:32 Diperbarui: 31 Desember 2022   16:22 112 8
Ibu Menyayangiku Meski Aku Batu

Kasih Ibu
tak ubahnya pagar yang memagariku, dari
sekumpulan para pengerat yang mencoba menelusup masuk ke dalam pekarangan yang sejatinya hendak menjamah, merusak dan mengobrak-abrik sekuntum bunga kesayangan yang ditanam, dipupuk dan disirami tulus kasih Ibu.

Ibu menyayangiku

meski aku tak ubahnya sebongkah batu, dikeraskan dan ditempa keadaan hingga lamat-lamat melunak bak sepotong ikan bandeng fresto bertulang lunak. Keras yang perlahan terkikis. Lantaran elusan kasih Ibu tak henti menyentuh jiwa. menjamah rasa terbitkan mentari kasih.

Ibu menjagaku
sepenuh jiwa raga kerap meremas cemas dan terkadang sukmanya dibungkus tebal selimut ketakutan, lantaran terlalu menyayang dan tak ingin kehilangan permata jiwa. Tak ingin sampai rengat terlebih pecah yang kelak akan disesali seumur hidupnya.

Ibu Menyayangiku meski aku batu


H 3 R 4
Jakarta, 31/12/2022

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun