Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi Pilihan

The Old Man

11 Juni 2021   14:47 Diperbarui: 11 Juni 2021   15:02 101 9

The Old Man

Denting dawai-dawai sunyi dipetik
di antara sepotong hati tercabik
tak ubahnya sebilah belati
menggores urat nadi

Di atas bentang memanjang tali senar
sepasang mata tua menatap nanar
seraya memangku tubuh gitar
bernyanyi suara bergetar

Syair-syair lagu mengalun teramat pilu
menjerang mendung di langit kalbu
seraya mata pejam mencoba
lupakan seiris perih luka

Anyir aroma luka masa lampau terhidu
terperangkap di bola mata nan sayu
terkurung tembok tebal kesedihan
beri pakan anak-anak kesepian

Terus dipetiknya dawai-dawai sepi
tak peduli bertubi menikam hati
didakinya tinggi puncak sunyi
hingga langkah terhenti

Pak tua merengkuh erat gitarnya
benda bersejarah saksi hidupnya
iringi bercumbu bercengkrama
hapus bulir bening air mata

Seraya mengenang disuatu masa tatkala
gitar kopong mempertautkannya
dengan belahan jiwa bercinta
yang kini telah tiada

Hingga senar putus dari batangnya

KEMBALI KE ARTIKEL