Mohon tunggu...
KOMENTAR
Politik

Sistem Politik dan Pemerintahan Daulah Umaiyah dan Daulah Abbasiyah

21 Oktober 2019   19:19 Diperbarui: 21 Oktober 2019   19:23 191 0

Abstrak:  bani abasiyah meegang kekuasaan kekhilafahan selama 3 abad dan pada tahun 940 kekuatan kekhilafan menyusut ketika orang-orang  non arab khususnya orang turky kemudian di ikuti mamluk(budak)di mesir pada pertengahan abad ke 13. Pada era itu dinasti abasiyah mengklaim mereka tidak bisa disaingi oleh bangsa yang lain, said bin husain seorng muslim syiah dari dinasti fatimiya mengaku dari keturunan anak perempuan nabi Muhammad, megklaim dirinya sebagai kholifah di tahun 909  hal ini menyababkan kekuasaan ganda di afrika utara, bani abasiyah berhasil merebut daerah-daerah kekuasaan dinasti fatimiyah (maroko,alzair,tunisia,libiya,mesir,palestina) , baniabasiyah akhirnya menyisakan mesir sebagai daerah untuk daerah banifatimiyah. Dan  pemerintahan bani umayyah terkenal sebagai pemerintahan yang agresif karena pada kekuasaan bani umayyah mereka hanya bertumpu pada peluasan wilayah dan penaklukan dalam kurun  waktu 90 tahun banyak bangsa yang sudah masuk ke dalam kekuasaan islam di antaranya adalah sepanyol,afrika utara,zajirah arab,palestina,siriya,sebagian anatauliyah, iraq, fersia, afganistan, turkmenistan, usbeykistan, kirgistan  termasuk unisofiet.    pemimpin pertama bani umayyah tidak dipilih secara musyawarah melainkan menggunakan cara-cara yang tidak baik dengan mengambil kekuasaan dari tangan hasan bin ali (41H/661M) hal ini berakibat pada perubahan prinsip dan berkembangnya corak baru yang dimana berpengaruh pada perkembangan dan kekuasaan umat islam. 

KEMBALI KE ARTIKEL