Mohon tunggu...
KOMENTAR
Ilmu Sosbud & Agama

Memperbaiki Niat

17 Mei 2021   08:22 Diperbarui: 17 Mei 2021   08:29 35 1

Masalah paling penting dalam urusan manusia adalah masalah hati. Di antara amalan hati yang paling utama adalah masalah niat. Itulah mengapa sebagian besar kitab hadits yang banyak ditulis oleh imam-imam besar, memulai tulisannya dengan masalah niat.

Banyak amalan yang nampaknya seperti amalan dunia, tetapi bernilai akhirat karena niat. Bekerja contohnya,  kelihatannya urusan dunia. Akan tetapi jika diniatkan untuk menghidupi istri dan anak-anak dengan rezeki yang halal, maka bernilai ibadah.

Sebaliknya, banyak amalan yang terlihat seperti ibadah, tetapi karena niat yang salah, tidak saja amalan itu menjadi sia-sia, bahkan dapat merusak hati. Salat berjamaah, bersadaqah, bahkan ibadah besar sekelas haji, jika niatnya karena manusia, ingin dipuji, ingin dimulyakan, ingin dianggap hebat dan lain-lain. Semua amalan itu hangus tak bernilai apa. Sungguh amat disayangkan.

Bisa jadi pada awal sebuah amalan, niat kita buruk. Namun, kita bisa memperbaiki/meluruskan niat itu di tengah amalan tersebut, itulah yang disebut "ishlaahun niyah".

Lalu, apa yang harus kita upayakan agar niat baik selalu kita miliki di dalam hati. Ada lima hal yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Segera perbaiki niat, jika kita sudah menyadari bahwa kita salah niat.
2. Senantiasa mendekatkan diri pada Allah, berdoa, beristigfar, dan lain-lain.
3. Selalu menuntut ilmu karena dengan ilmu, hidup kita akan dibimbing oleh Allah.
4. Carilah teman dan lingkungan yang saleh yang selalu mengingatkan kita pada jalan Allah.
5. Perbanyak bersadaqah.

Maka, kita semua harus senantiasa menjaga kesucian hati karena dari sanalah niat baik bersumber dan niat baik akan mendatangkan kebaikan.

KEMBALI KE ARTIKEL