Mohon tunggu...
KOMENTAR
Filsafat

25 Tahun Pendidikan, 25 Tahun Kerja, 25 Tahun Nikmati Hidup

19 September 2012   22:20 Diperbarui: 25 Juni 2015   00:12 966 5

Apabila memang target usia 50 tercapai, dan generasi selanjutnya sudah selesai kuliah pula maka ada harapan untuk menikmati sisa hidup. Sampai usia ini, tentu saja kondisi tubuh masih cukup baik. Apabila kondisi karier atau usaha masih memungkinkan atau sudah mau menikmati hidup, adalah keputusan masing masing. Tetapi bila saja di usia 50 tahun sudah bisa tenang untuk masa depan, maka itulah harapan dari janji kita dalam keluarga. Perjanjian antara beberapa generasi yang akan terus dilanjutkan. Perjanjian yang merupakan motivasi untuk menempuh masa depan. Perjanjian yang akan membuktikan perjalanan sisa hidup 25 tahun terakhir. Demikianlah kira kira perjalanan hidup. Sekitar 25 tahun untuk pendidikan. Sekitar 25 tahun untuk berkarier maupun untuk usaha. Sekitar 25 tahun untuk menikmati sisa hidup. Apabila usia lebih dari 75 tahun, maka saya beranggapan bahwa itu adalah bagian dari bonus yang diberikan oleh Allah. Dan bila tetap diberikan jatah hidup hanya 75 tahun, maka selayaknya  sudah persiapkan. Tetapi bila memang takdir sebelum usia 75 tahun, maka semuanya sudah dipersiapkan pula dan tidaklah menjadi masalah untuk keluarga.

Dan bagaimana dengan yang baru selesai pendidikan S2 diusia 25 tahun ? Siapkah menyongsong karier atau usaha dalam 25 tahun kedepan demi 25 tahun menikmati hidup ?

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun