Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

[Flash Fiction] Derita Dudung

4 September 2010   20:40 Diperbarui: 26 Juni 2015   13:27 76 0
Di sudut kamar berdinding batako itu Dudung terpuruk. Lemas, menahan sakit luar biasa pada perutnya. Di sampingnya, Mimin tampak cemas melihat keadaan suaminya. Dipeganginya lengan kurus Dudung, mencoba ikut merasakan derita belahan jiwanya.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun