Mohon tunggu...
KOMENTAR
Kesehatan

Memori dan Ingatan

21 Oktober 2020   23:50 Diperbarui: 21 Oktober 2020   23:57 73 4

"Haduh, kenapa aku lupa merapikan mainan di kamar?" Bella bertanya kepada dirinya sendiri sambil bergumam, tangan kanannya mendarat tepat di kening mulusnya.

"Kenapa Bella menepuk kening sendiri, sayang?" Sang bunda menghampiri Bella sambil bertanya mengapa Bella melakukan hal tersebut.

"Eh bunda, Bella lupa merapikan mainan di kamar. Bella ke kamar dulu bunda."

Hayooo, para pembaca pernah mengalami kejadian seperti Bella tidak? Ah, mengapa saya bertanya? Pasti kalian semua pernah mengalami yang namanya lupa, baik lupa terhadap sesuatu yang penting maupun yang tidak. Perlu diketahui juga bahwa lupa adalah kondisi yang sangat umum sekali. Kali ini saya akan membahas mengenai konsep memori. Jadi, mohon dibaca dengan santai saja , tak usah terburu - buru asalkan paham.

Memori atau daya ingat adalah sebuah fungsi kognitif yang dijalankan oleh otak melalui panca indra sebagai pengambilan suatu informasi. Memori atau daya ingat ini dipangaruhi oleh otak, sehingga otak dapat berperan dalam pengaturan dan pengkoordinasian daya ingat. Lupa adalah suatu hal yang sangat umum, tetapi lupa bisa menjadi tidak normal apabila kondisi lupa tersebut dapat mengganggu bahkan membahayakan bagi Sang Penderita, (baca artikel saya yang sebelumnya).

Para ahli psikologi sepakat untuk membagi memori dalam 2 kriteria, yaitu memori jangka pendek (short term memory) dan memori jangka panjang (long term memory).

Memori Jangka Panjang (Long Term Memory)
Memori jangka panjang adalah daya ingat yang ditampung oleh otak dalam jangka waktu yang lama. Peristiwa yang terjadi beberapa jam yang lalu juga termasuk ke dalam memori jangka panjang (long term memory). 

KEMBALI KE ARTIKEL