Mohon tunggu...
KOMENTAR
Lyfe Pilihan

Jangan Kuatir, Mari Bersama-sama Menyongsong Bonus Demografi yang Seimbang dan Berkualitas

21 September 2016   22:46 Diperbarui: 21 September 2016   23:34 156 1
Indonesia merupakan sebuah negeri yang indah, negeri yang dihuni oleh berbagai suku bangsa dan agama. Sehingga, Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki populasi terbanyak dengan nomor urut keempat. Pada tahun 2010, jumlah penduduk di Indonesia sebesar 237.641.326 jiwa, sedangkan pada tahun 2015 populasi Indonesia mencapai 257.708.785 jiwa atau 3,49% dari jumlah penduduk di dunia, dengan demikian maka tidak bisa kita pungkiri jika pada tiap tahunnya jumlah penduduk di Indonesia akan selalu bertambah, bahkan Bappenas memprediksi jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2035 mendatang berjumlah 305.600.000 jiwa.  Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia pada  tiap tahunnya dikarenakan program KB yang sukses, dan meningkatnya kualitas kesehatan keluarga Indonesia. Melihat kondisi tersebut, pemerintah Indonesia melalui memprediksikan Indonesia akan memperoleh bonus demografi di tahun 2020-2030, bonus demografi tersebut dimaknai sebagai suatu kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif (15 tahun – 64 tahun) di suatu wilayah atau negara lebih besar dari jumlah penduduk usia tidak produktif (kurang dari 14 tahun dan di atas 65 tahun) di antara tahun 2020-2030, prediksi tersebut bukan tanpa alasan, pada tahun 2010 proporsi usia produktif sebesar 66,5% , proporsi tersebut terus meningkat hingga 68,1% pada tahun 2028-2031.  
    Melihat proporsi usia produktif tersebut, tentu saja memberikan bonus yang berlimpah bagi kita, keluarga dan bangsa Indonesia. Analoginya adalah sebagai berikut, usia produktif merupakan kelompok manusia seperti pekerja sedangkan usia tidak produktif adalah kelompok manusia seperti anak-anak dan lansia (tidak bekerja), jika dalam satu keluarga ada ayah, ibu dan dua anak, di mana ayah dan anak pertama memiliki pekerjaan maka anak kedua dan ibu mempunyai ketergantungan terhadap ayah dan anak pertama, dengan demikian dalam satu keluarga mampu membantu keluarganya sendiri bahkan hasil kinerja ayah dan anak pertama di dunia kerja akan membawa pengaruh bagi Indonesia. Selain keuntungan untuk keluarga dari bonus demografi, Indonesia sebagai negeri yang kita tinggal akan mendapatkan keuntungan juga, keuntungan yang didapatkan dari bonus demografi ini adalah stabilnya produk domestik bruto (PDB), PDB dapat diartikan sebagai nilai semua barang dan jasa di dalam wilayah Indonesia dalam jangka waktu satu tahun, melalui PDB tersebut maka penghasilan pendapatan pajak meningkat, pembangunan terealisasi dan rakyat Indonesia akan sejahtera. Banyak keuntungan yang didapatkan jika kita menyambut bonus demografi, namun dibalik keuntungan tersebut jika tidak kita persiapkan dengan sebaik-baiknya maka akan menimbulkan permasalah yang komplek, permasalahan tersebut diantaranya adalah penganguran, meningkatnya kriminilitas, jumlah penduduk miskin bertambah, kekurangan gizi dan berbagai permasalahan sosial. Akhirnya, dengan timbulnya permasalahan tersebut maka beban yang di tanggung oleh pemerintah akan semakin berat.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun