Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Redup

27 Juli 2021   18:19 Diperbarui: 27 Juli 2021   18:31 119 7

Redup
Karya: Cut Rizka Safrianti

Dalam bias jemu sebait sajak
Yang menghentak raga tuk berteriak
Antara tirakat cinta dan kehilangan
Lukaku melonjak mengikat duka kenangan

Sebait syahdu irama tembang yang berpadu dengan denting malam
Kau menjelma redup tanpa gemintang di balik senyum indurasmi yang tenggelam
Aku tersesat tanpa haluan dan padam
Rasi-ku lesap oleh kepergianmu dalam shyam

Engkau tahu?
Apa yang lebih menyakitkan dari melihat cahaya temaram
Itu senja saat kakimu tak lagi menapak geram
Hanya sengau dan desah yang seketika tumbang
Pada bulir kemunafikan yang berjatuhan dan berserak dirajam
Kita hanya lakon perang yang lengkara menang
Kita hanya sekerat mau tanpa juang
Lalu mati tenggelam sebelum menabuh genderang

Selamat menjadi puing kehancuran
Saat landai segala kecurangan
Dan kau biarkan semua lepas tanpa kendali dan peduli
Kau dan aku tak ubah sayap mati
Yang menepi kehilangan emosi
Demi sebongkah harapan dan ilusi

Banda Aceh, 27 Juli 2021

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan