Mohon tunggu...
KOMENTAR
Ilmu Sosbud

Analisis Spotify dengan Elemen Circuit of Culture

7 Maret 2021   01:34 Diperbarui: 7 Maret 2021   02:07 4758 2
Musik merupakan salah satu elemen dalam yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Musik adalah bahasa yang universal sehingga bisa diterima oleh banyak orang, namun musik merupakan produk yang tidak lepas dari pengaruh budaya (Shaleha, 2019). Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti sering terpapar dengan yang namanya musik, misalnya saat ke caf, pusat perbelanjaan, mobil, dan lain-lain. Dengan adanya musik, membuat keadaan sekitar menjadi tidak terlalu sepi bahkan bisa membuat kita merasa rileks saat mendengarkan musik.  Menurut data dari Media Info Center menunjukkan bahwa orang dewasa yang berumur diatas 18 tahun menghabiskan waktu rata-rata 21 jam perminggu untuk mendengarkan musik dari radio (dalam Shaleha, 2019). Ada banyak media yang bisa kita gunakan untuk mendengarkan music, bisa melalui MP3, Radio, Handphone, dan lain-lain. Seiring perkembangan teknologi, muncul banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk streaming musik, misalnya Spotify, Resso, Joox, dan lain-lain. Namun, ada satu aplikasi streaming musik yang terkenal, yaitu Spotify. Aplikasi ini belakangan banyak dibicarakan dikalangan anak muda. Spotify diluncurkan pada September 2008 dan saat ini aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 500 juta kali di Play Store.  Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016 menunjukkan bahwa sekitar 46,9 juta orang Indonesia mendengarkan musik secara online (dalam Netti dan Irwansyah, 2018).

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun